
SAMARINDA – Tumpahan minyak terlihat di bibir pantai Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) hingga Benua Patra, Minggu (8/3) sekitar pukul 16.30 WITA.
Belum diketahui penyebab pasti asal muasal tumpahan minyak tersebut. Namun dugaan sementara minyak mentah itu berasal dari kapal tengker yang lego jangkar di sepanjang teluk Balikpapan.
Kepala Sub Bidang Penegakan Hukum Ditpolairud Polda Kaltim Kompol Teguh Nugraha mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan ada tumpahan minyak di sepanjang Pantai Kemala Beach Balikpapan, Minggu (8/3) sekitar pukul 16.00 WITA.
“Hal ini berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa ada tumpahan diduga minyak mentah berasal dari kapal tanker yang lego jangkar di sekitar perairan Balikpapan. Sehingga terbawa arus sampai ke pesisir pantai kemala beach dan sekitarnya. Bentangan pencemaran sepanjang kurang lebih 1 mil pesisir pantai hingga memasuki saluran got masyarakat sekitar,” kata Kompol Teguh melalui telpon selulernya, Minggu (8/2) malam.
Menurut dia, pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan koordinasi dengan instansi terkait.
“Kami akan lakukan patroli untuk mencari asal usul tumpahan minyak itu. Dan pasti kita akan proses,” tandas Kompol Teguh.
Teguh mengaku saat ini tumpahan minyak sudah ditangani Pertamina dan BLH Kota Balikpapan. Sementara itu sampai saat ini Region Manager Communication & CSR Kalimantan Roberth Marchelino Verieza belum bisa dihubungi. (maman)



