Ketua Fraksi PKS DPRD Samarinda Ajak Generasi Muda Jadi Pemuda Patriot

SAMARINDA – Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum memperkuat semangat persatuan, patriotisme, dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda. Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penerus bangsa, tetapi juga mengambil peran nyata menjawab berbagai tantangan serta mendorong kemajuan Indonesia.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Kota Samarinda, Arif Kurniawan mengajak generasi muda menjadi pemuda patriot dengan nilai-nilai Sumpah Pemuda sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Semangat yang lahir dari ikrar pemuda pada 28 Oktober 1928 masih relevan saat ini untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia,” ungkap Arif Kurniawan, melalui pesan WhatsApp (WA), Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, pemuda patriot adalah generasi yang memiliki kecintaan terhadap tanah air dan bersedia berkontribusi bagi kepentingan bangsa. Patriotisme tersebut tidak hanya ditunjukkan melalui simbol atau seruan kebangsaan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selain patriotisme, empati juga menjadi nilai penting yang perlu ditanamkan dalam diri generasi muda. Kepedulian terhadap persoalan sosial, kesediaan membantu sesama, serta kemampuan memahami kondisi masyarakat merupakan bagian dari kontribusi pemuda dalam membangun kehidupan lebih baik,” kata dia.

Ia menyampaikan, semangat persatuan yang menjadi inti Sumpah Pemuda perlu terus dirawat di tengah perbedaan suku, agama, budaya, maupun latar belakang sosial. Generasi muda mesti mampu menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bekerja sama, bukan alasan terpecah belah. “Pemuda patriot dan berempati itu saat pemuda bergerak, bersatu, dan berkontribusi nyata untuk Indonesia,” pesan Arif pada generasi muda.

Ia menjelaskan, di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat, pemuda juga memiliki peluang besar menghadirkan inovasi serta gagasan baru. “Kemampuan beradaptasi perlu diimbangi dengan tanggung jawab menggunakan teknologi, menyaring informasi, dan menjaga ruang publik agar tetap sehat serta produktif,” ujarnya.

Arif Kurniawan menyampaikan,  peran pemuda dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Baik melalui kegiatan sosial, pendidikan, kewirausahaan, maupun partisipasi dalam pembangunan daerah.

“Langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian dari upaya kolektif untuk menjawab persoalan masyarakat dan memperkuat kualitas kehidupan bersama. Karena itu, peringatan Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial setiap 28 Oktober,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, momentum ini perlu menjadi pengingat bahwa persatuan, kepedulian, dan kontribusi nyata merupakan tanggung jawab bersama. Terutama bagi generasi muda yang akan menentukan arah masa depan bangsa.

“Dengan semangat patriotisme dan empati, diharapkan para pemuda mampu melanjutkan cita-cita para pendahulu, sekaligus menghadirkan perubahan positif bagi Indonesia. Persatuan yang dibangun melalui tindakan nyata menjadi modal penting untuk mewujudkan bangsa yang maju, adil, dan sejahtera,” pungkas Arif Kurniawan. (ah/gs/adv)

Penulis: Annisa Hidayah

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker