Jambret Tas, Dua Pelaku Diringkus Polisi

SAMARINDA – Unit Reskrim Polsek Samarinda Seberang meringkus Ali Akbar (22) warga Jalan Cipto Mangunkusumo Kelurahan Harapan Baru Loa Janan Ilir dan Arbain (30) warga Jalan Padat Karya Kelurahan Sungai Keledang Samarinda Seberang.

Kedua pemuda itu ringkus setelah melakukan  penjambretan di kawasan Jalan Moeis Hasan Kelurahan Sengkotek Kecamatan Loa Janan Ilir.

Peristiwa itu berawal  pada Selasa (20/7/2021) sekitar pukul 19.00 WITA.  Korban merupakan seorang wanita yang baru pulang bekerja di salah satu rumah sakit di Jalan Teuku Umar Kelurahan Karang Anyar Sungai Kunjang.

Saat itu korban, mampir ke Perumahan Pinang Bahari Samarinda Seberang untuk mengambil barang temannya. Saat pulang, korban melintas di Jalan Moeis Hasan (jalur penghubung Jembatan Mahulu).

“Saat dekat Perumahan Citra Land, korban melewati para pelaku yang membawa kendaraan masing-masing. Salah satu pelaku mengatakan ke rekannya, jika korban membawa tas,” ungkap Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara melalui Kanit Reskrim Iptu Dedi Septriadi saat ditemui di Mako, Senin (9/8/2021).

Menurut dia, pelaku Arbain bertugas memantau dan Ali sebagai eksekutor mengambil barang korban secara paksa.

“Saat beraksi pelaku (Ali) sempat terjatuh. Kemudian Arbain pelaku lainnya berhenti, tetapi karena korban berteriak maling, Arbain langsung melarikan diri, dan Ali pun turut lari, dengan membawa tas korban dan meninggalkan korban,” kata dia.

Setelah itu, kata dia, korban langsung melaporkan ke Polsek Samarinda Seberang, untuk diperoses lebih lanjut.

“Saat mendapatkan laporan, kami langsung melakukan penyelidikan terhadap kedua pelaku,” terangnya.

Dari hasil penyelidikan tersebut dan keterangan korban dan saksi-saksi, akhirnya petugas berhasil mengantongi identitas kedua pelaku dan mengamankannya pada Rabu (4/8/2021) di kediaman masing-masing.

“Kami amankan keduanya di kediaman masing-masing. Sedangkan, sepeda motor pelaku langsung kami amankan di TKP.  Karena saat melarikan diri,  mereka meninggalkan sepeda motornya,” bebernya.

Dia mengatakan bahwa berdasarkan pengakuan tersangka, keduanya baru pertama kali melakukan.

“Iya, ngakunya baru pertama kali. Untuk, barang bukti ada handphone yang kami amankan, dan uang Rp250 ribu, ya paling sudah habis,” tandasnya.

Sementara itu, pelaku Ali Akbar mengaku melakukan aksi itu untuk menambah uang biaya persalinan istri, yang saat ini sedang hamil 8 bulan.

“Tidak direncanakan, saat melihat korban, baru terlintas niat jahat. Untuk nambah, uang melahirkan istri, sudah 8 bulan, saya kerjanya pekerja bengkel,” ujarnya. (maman)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker