25 Peserta Terpilih Ikut Bimtek Pembuatan Abon Ikan dan Aneka Sambal

SAMARINDA – Dari 82 orang pendaftar online, sebanyak 25 orang terpilih menjadi peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Abon Ikan dan Aneka Sambal.

Bimtek tersebut digelar Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Samarinda di Aula Disperin mulai 24-25 Agustus 2020.

“Kami kembali menggelar pelatihan di bidang pangan. Yakni,  Bimbingan Teknis  Pembuatan Abon Ikan dan Aneka Sambal.  Tadi pagi saya buka secara resmi. Pelatihan ini sempat tertunda dari bulan lalu,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian Kota Samarinda, Muhammad Faisal, Senin (24/8/2020).

Menurut dia, pendaftaran Bimtek dilaksanakan secara online. Dan, dibuka sejak Juni. “Dua kali bimtek ini, kami menggunakan pola baru dalam pencarian peserta. Kami menggunakan pendaftaran online. Tampak respon masyarakat besar sekali mengikuti kegiatan ini. Ini sangat efektif, apalagi di masa pandemi sekarang ini,” kata Faisal.

Dia menjelaskan bahwa kegiatan hari pertama diisi materi promosi, branding, pemasaran dan persoalan standart pengolahan pangan industry. Termasuk masalah regulasinya.

“Kami menghadirkan narasumber yang kompeten. Yakni, Ibu DR. Silviana Purwanti, MSi dan Ibu Ir. Rita Dinar Tiurmaida, MP.  Sedangkan khusus soal motivasi dan digital marketing langsung saya yang menyampaikan materinya.  Lalu, hari kedua besok akan diisi materi praktek, yang akan disampaikan Ibu Diana, salah seorang IKM pangan yang cukup berhasil di kota Samarinda”  jelas dia.

Sementara itu, salah seorang peserta, Fetty Fatimah mengaku gembira bisa terpilih mengikuti bimtek tersebut.  

“Senang sekali bisa ikut bimtek. Saya ingin menambah pengetahuan dan wawasan.  Apalagi, selama ini sudah mencoba usaha makanan snack untuk membantu orang tua, tapi hasilnya masih belum bisa maksimal.  Terima kasih Disperin atas kesempatan ini,” ucap dia. (maman)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker