Terseret Arus, Bocah Samarinda Ditemukan Meninggal di Bawah Jembatan

SAMARINDA – Jasad  MF (11) bocah warga Jalan Juanda Samarinda yang terpeleset dan terbawa arus Sungai Karang Asam besar ditemukan meninggal di bawah jembatan yang sedang dalam proses perbaikan, tidak jauh dari tempat korban jatuh, sekitar pukul 14.50 WITA, Jumat (3/9/2021).

Kordinator Relawan Inavis Polresta Samarinda Zainal mengatakan jasad MF ditemukan tepat dibawah jembatan yang sedang dalam proses perbaikan di Jalan Revolusi Gang Hidayah Kelurahan Lok Bahu Samarinda. Korban ditemukan saat warga dan tim relawan melakukan pencarian dibawah jembatan yang memang sejak kemarin terendam air cukup tinggi.

“Beberapa penyelam tradisional dan warga masuk ke bawah jembatan usai Sholat Jumat. Dan benar saja,  jenazah MF ditemukan dan langsung dievakuasi,” kata Zainal, Jumat (3/9/2021).

Sementara itu, Kepala Operasi SAR Balikpapan Oktavianto mengatakan bahwa korban langsung dievakuasi ke rumah neneknya untuk disemayamkan dan dimakamkan.

“Korban ditemukan sejauh 150 meter dari lokasi jatuhnya korban. Dan atas permintaan keluarga, korban dibawa ke rumah keluarga untuk disemayamkan,” kata Oktavianto.

Sebelumnya, MF dikabarkan terjatuh di Sungai Karang Asam besar dari atas jembatan. Korban terjatuh saat menonton rekan-rekannya berenang, sekitar pukul 14.00 WITA.

Salah satu saksi mata Lilis sempat melihat korban meminta tolong saat terseret arus sungai dan kemudian menghilang terbawa arus sungai.

“Saya melihat dia sempat melambai tangan meminta tolong habis itu hilang terbawa arus ke arah jembatan rusak,” kata Lilis. (maman)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker