RSUD AW Syahranie Isolasi 3 Pasien

SAMARINDA – Suasana Rumah Sakit Umum AW Syahranie Samarinda tampak lengang. Apalagi setelah rumah sakit ini menghimbau keluarga pasien membatasi atau mengurangi waktu kunjungan pasien untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan.

Plt Direktur Rumah Sakit Umum AW Syahranie David Hariadi saat pertemuan tertutup di Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Sabtu (15/3) lalu mengatakan sebagai rumah sakit rujukan,  saat ini  RSUD AW Syahranie telah merawat dan mengisolasi 3 orang pasien dalam kode pasien dalam pengawasan terkait merebaknya kasus corona.

Selain 4 ruang perawatan dan dua ruang isolasi khusus di Ruang Perawatan Tulip,  RSUD AW Syahranie juga mendirikan tenda darurat, yang nanti digunakan sebagai Rumah Sakit Lapangan. 

Tenda tenda itu didirikan didepan Ruang Isolasi Tulip. Setelah ada tenda ini berarti kawasan itu nanti tertutup bagi masyarakat umum.

“Untuk ruang perawatan infeksi menular itu sudah masuk zona merah. Yang boleh itu hanya petugas yang diizinkan saja. Keluarga pasien tidak boleh.Kita maksudnya untuk mencegah terjadinya penyebaran. Kita gak tau pasien ini positif atau tidak. Hasil belum ada. Kalau kondisi saat ini kita siap, cuma gak tau nanti jika jumlahnya membludak. Kita sudah kontak dengan Dinas Kesehatan. Dan mereka akan mendrop,” ungkap David, kemarin. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda dr Ismed Kosasi  mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya 3 warga Kota samarinda yang saat ini menjalani isolasi di Ruang Isolasi Tulip RSUD AW Syahranie Samarinda.

“Hari ini pertanggal 15,  ada 3 orang yang kita tingkatkan kedalam kategori pasien dalam pengawasan. Artinya pasien tersebut kita rujuk ke rumah sakit AWS,” ungkap dia. (maman)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker