Ratusan Petugas Pelabuhan Samarinda Ikut Tes Swab Massal

SAMARINDA – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II A Pelindo IV Samarinda dan KSOP Samarinda melakukan tes massal terhadap ratusan petugas di pelabuhan penumpang Kota Samarinda, Kamis (4/6) pagi.

Tes swab massal tersebut dilaksanakan, untuk menghindari kecemasan masyarakat Samarinda terhadap penemuan 8 Anak Buah Kapal (ABK) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala KKP Kelas II A Samarinda Sabilal Rasyad menargetkan sekitar 200 orang dari unsur maritim lintas sekor yang mengikuti tes swab massal.

“Ini swab, bukan rapid test ya, untuk memastikan unsur maritim dalam skreaning ini bebas. Kalaupun ada,  diharapkan cepat diketahui dan langsung bisa berhubungan dengannya instansi terkait. Khusus kemarin ada ABK yang berhubungan dengan itu, yah kita sudah serahkan,” kata Sabilal, Kamis (4/6).

Dia menyampaikan dengan terkonfirmasinya 8 ABK di Pelabuhan Samarinda, maka KKP Samarinda langsung mengkarantina kapal dan dibawa keluar Samarinda, agar tidak menimbulkan kecemasan masyarakat.

“Kapal dikarantina. Dan, ABK yang positif dibawa ke rumah sakit rujukan untuk dilakukan penanganan. Sedangkan yang tidak, kita jaga agar kondisi mereka fit terus,” imbuhnya.

Dia berkomitmen terus menjaga agar keluar masuk orang dari luar Kaltim, khususnya Samarinda terpantau. Sehingga dapat dilakukan pencegahan, jika memang terpapar Covid-19 yang dibawa dari daerah pandemi lainnya.

Sementara itu,  Anang Indrianto dari PT Pelabuhan 3 Bersaudara mengatakan bahwa screening yang dilakukan tersebut sebagai upaya untuk memberikan rasa aman bagi pekerja di pelabuhan.

“Kekhawatiran jelas ada,  karena ini yang pertama kita lakukan, mudah-mudahan penyebaran itu bisa kita minimalisir,” kata Anang.

Diketahui, tes massal yang dilakukan di terminal Pelabuhan Samarinda yang diikuti 200 petugas,  meliputi tes swab dan pemeriksaan darah para petugas kemaritiman. (maman)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker