Gara-gara Ditinggal Isteri, Oknum Pegawai Honor di Balikpapan Jualan Narkoba

SAMARINDA – Gara-gara kecewa ditinggal sang isteri, oknum pegawai honor di Kantor BPBD Kota Balikpapan berinisial AA (47) nekat berjualan narkoba. Alhasil, AA pun ditangkap petugas BNNK Balikpapan di rumahnya Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, Minggu (31/5/2020) lalu.

Dari tangan AA, petugas BNNK Balikpapan berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 3,72 gram.

“Kita mengamankan pelaku dirumahnya. Pelaku mengaku mendapatkan barang haram ini dari rekannya yang dulu juga bekerja di Kantor BPBD Kota Balikpapan,” kata Kabid Penindakan BNNP Kaltim Halamoan Tampubolon di Kantor BNNP Kaltim Jalan Rapak Indah, Rabu (3/6/2020) siang.

Dia menyampaikan bahwa pelaku ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan sering terjadi transaksi peredaran narkoba di rumah pegawai honorer tersebut.

“Petugas menemukan 6 paket narkotika jenis sabu dalam plastik klip kecil seberat 3,72 gram/brutto, 1  buah alat hisap sabu, 1 buah korek gas warna biru, 1 unit HP dân 1 buah kotak putih di tempat penyimpanan paket sabu,” jelas Tampubolon.

Dia mengatakan pelaku cukup kooperatif saat ditangkap. Dan pelaku langsung mengakui kesalahannya. Bahkan pelaku sendiri yang menunjukan lokasi penyimpanan sabu-sabu di dalam rumahnya.

Menurut dia, AA  mengaku menjual paket narkotika seharga Rp200.000  per paket. Dan mengaku sudah 2 bulan melakukan aktifitas jual beli narkoba.

“Pelaku mengaku terpaksa mengedarkan narkotika jenis sabu sebagai sampingan dan tambahan  pendapatan untuk di tabung dan merenovasi rumah serta melunasi BPKB kendaraan yang digadaikan,” kata dia.

Dia menyampaikan bahwa pelaku merupakan pengguna aktif sejak 20  tahun terakhir. “Pelaku sempat berhenti, namun karena ditinggal isteri, kebiasaan mengkonsumsi narkoba kembali dilakukannya,” kata Tampubolon.

Akibat perbuatanya, pelaku dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Prekusor Narkotika dengan ancaman kurungan penjara maksimal 20 tahun dan minimal 5 tahun. (maman)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker