Desa Kertabuana, Kampung Pancasila di Kutai Kartanegara

4 / 100

SAMARINDA – Toleransi dan keberagaman ditunjukan masyarakat Desa Kertabuana Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara sejak tahun 1982 hingga kini terus terjaga. Masyarakat hindu yang mayoritas mendiami desa di wilayah ini hidup rukun dengan masyarakat agama berbeda. Sehingga pantas jika Kodim 0906 Kutai Kartanegara sejak 1 April lalu mendaulat desa transmigrasi ini ditunjuk sebagai Kampung Pancasila.

Desa Kertabuana ini dikenal sebagai kampung petani  di tahun 1980. Saat  ini Desa Kertabuana masih menjadi lumbung padi bagi masyarakat Kutai Kartanegara.

Meski didominasi masyarakat hindu, namun keberagaman dan toleransi antar umat beragama di desa ini dikenal sangat baik hingga saat ini.

Pura yang biasa digunakan sebagai tempat ibadah bagi umat hindu, kerap digunakan untuk berdiskusi lintas agama.  Masyarakat hindu juga ikut membantu agama lain jika ada agenda keagamaan di tempat lain.

Komandan Kodim Kutai Kartanegara 0906 Letkol Jefrry Satria saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Kertabuana mengaku takjub dengan keberagaman di desa tersebut. Bahkan  Dandim 0906 Kukar mencanangkan Desa Kertabuana sebagai Kampung Pancasila.

Disela-sela kunjunganya ke Desa Kertabuana, Dandim 0906 Kutai Kartaneagra memberikan bantuan beras kepada masyarakat Desa Kertabuana.

Letkol Jefrry Satria mengatakan  keberagaman perlu dipertahankan, sehingga Bhineka Tunggal Ika tidak hanya semboyan yang terpasang dilambang negara, namun sudah digunakaan dikehidupan sehari-hari.

“Negara kita berdiri atas keberagaman. Kita menggunakan Pancasila sebagai falsafah hidup untuk mempersatukan. Sehingga dengan perbedaan keberagaman yang ada itu, kita bisa hidup rukun dan damai. Kita bisa membangun bangsa ini sebagai satu masyarakat majemuk yang memiliki kesejahteraan sosial namun tetap berdasarkan pada Ketuhanan Yang Maha Esa,” kata dia, Rabu (20/4/2022).

Sementara itu, Kepala Desa Kertabuana Kabupaten Kutai Kartanegara Dewa Ketut Adi Basuki mengatakan bahwa toleransi antar umat beragama di wilayahnya sudah terjaga sejak awal desa ini terbentuk.

Kertabuana terletak di L3 dan merupakan rombongan transmigrasi yang berasal dari Provinsi Bali dan Sasak Nusa Tenggara Barat.

“Ini membuktikan bahwa kerukunan di Desa Kertabuana ini keberagaman agamanya sangat baik. Jadi kami sangat mendukung sekali. Mudah-mudahan dengan dipilihnya Desa Kertabuana sebagai Kampung Pancasila bisa menjadi contoh bagi desa-desa yang lain,” ungkap dia. (maman)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker