Dusun Muara Pegah Telah Bersinar

KUTAI KARTANEGARA – Siapa sangka Dusun Muara Pegah Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara yang dulunya gelap gulita saat malam hari, kini mulai bersinar, cahaya lampu terlihat dari rumah warga yang mayoritas nelayan.

Dusun Muara Pegah merupakan wilayah pesisir pantai dan dihuni 49 Kepala Keluarga (KK) atau 203 jiwa nelayan asal Sulawesi Selatan. 

Setelah bertahun tahun hidup dengan kondisi apa adanya, kini masyarakat Dusun Muara Pegah bisa tersenyum. Mereka bisa menikmati listrik selama 24 jam.

Penyediaan listrik itu berasal dari bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Program Kembang Bersinar dari PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator di Wilayah Kerja (WK) Mahakam dengan dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selaku induk perusahaan. Bantuan itu berupa pemasangan Solar Home System (SHS) atau tenaga surya.

“Penyaluran ini diberikan dalam dua tahap. Alhamdulillah,  saat ini semua warga sudah menerimanya dan bisa menikmati aliran listrik selama 24 jam. Bantuan ini sudah ada sejak 2018. Tahap awal, kami menyalurkan alat untuk 33 KK dulu. Kemudian 16 KK,” kata Kasi Sosial Desa Muara Kembang, Mukosim Kamis (3/10).

“Dulu masyarakat hanya menggunakan genset. Ada yang digunakan untuk satu rumah saja, ada juga swadaya untuk dibagi ke rumah-rumah lain. Tapi, kalau nggak ada genset, ya nggak ada listrik,” beber Mukosim.

Dia mengatakan bahwa Dusun Muara Kembang memiliki 15 Rukun Tetangga (RT). Dimana, 12 RT berada di daratan, dan 3 RT di laut.

“ 3 RT yang berada di laut yakni di Dusun Muara Pegah, Muara Ulu Kecil dan Muara Ulu Besar. Apabila bantuan dari PHM ini sukses di Muara Pegah, maka semoga bisa dilanjutkan di 2 dusun lainnya, yakni Muara Ulu Kecil dan Besar,” harapnya.

Menurut dia,  perawatan SHS dilakukan dengan iuran bersama masyarakat dan dibantu LPM serta pihak Kelurahan sebagai pengawas.

“Itu sudah kita musyawarahkan dan semua setuju. Masyarakat akan melakukan iuran untuk merawat bantuan ini, agar tahan lama,” katanya.

Mukosim mengucapkan rasa syukur atas bantuan PHM. Karena telah membantu masyarakat di Muara Pegah. Karena, selama ini banyak hal dan kegiatan yang sudah diberikan PHM untuk meningkatkan kualitas hidup.

“Bukan hanya kebutuhan dasar. Beberapa tahun ini terus menerus ada bantuan dari PHM. Baik di bidang pendidikan dan kesehatan, termasuk pemasangan tenaga surya ini,” urainya.

Dia mengatakan, bantuan tersebut, bukan hanya membuat Muara Pegah terang saat malam hari. Tapi perekonomian masyarakat juga meningkat. Apalagi, hampir sebagian besar masyarakat merupakan nelayan.

“Saya berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan tahan lama serta berdaya guna. Sehingga dapat terus meningkatkan perekonomian masyarakat di Muara Pegah,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RT 11 Sudirman mengaku bahwa bantuan yang diberikan perusahaan saat ini merupakan berkah yang diterima warga sekitar. Dengan bantuan ini, masyarakat bisa menghemat Rp2-3 juta sebulan.

“Dulu kita harus mengeluarkan dana Rp 2-3 juta membeli solar untuk menghidupkan jenset.Itupun hanya untuk  penerangan malam hari. Kini dengan adanya Solarcell bantuan PHM ini, maka aliran listrik bisa dinikmati 24 jam full,” kata dia.

Sementara itu  Kepala Departemen Media dan Visibilitas PT PHM Weanny Hikmat mengatakan bahwa pihaknya melihat langsung kegiatan yang dilakukan tim CSR. Salah satunya solar panel di Muara Pegah. Program itu merupakan kepedulian PT PHM.

“Mudah-mudahan, ini jadi inspirasi bagi yang lain. Dimana setiap perusahaan harus berkontribusi terhadap masyarakat di daerah tempatnya beroperasi,” tuturnya. 

Dia menyampaikan, bawha untuk sampai ke perkampungan nelayan Muara Pegah, maka bisa mencarter speedboat dari Pelabuhan Pasar Pagi Samarinda, dengan jarak tempuh sekitar 3 jam. Jarak paling dekat dari Handil, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Tak hanya listrik dan bangunan sekolah dasar yang menjadi perhatian PT PHM. Perusahaan juga membantu membangun jembatan dan mendirikan bangunan fasilitas pelayanan kesehatan berupa Polindes atau Poliklinik Desa. Dengan adanya Polindes, warga bisa melakukan cek kesehatan seperti kolestrol, asam urat, darah tinggi dan lainnya,” ungkap dia. (maman)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker