
Jumlah PDP Bertambah 20 Kasus, Semuanya dari Samarinda
SAMARINDA – Pasien positif Covid-19 di Kaltim per 7 Mei 2020 tidak ada penambahan. Sampai sekarang masih tetap 182 kasus. Namun, jumlah Pasien Dengan Pengawasan (PDP) bertambah 20 kasus. Dan, penambahan PDP terjadi di Kota Samarinda.
“Hari ini per 7 Mei 2020, tidak ada penambahan pasien konfirmasi positif Covid-19. Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tetap 182 kasus,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (7/5).
Dalam rilisnya disampaikan, 20 kasus penambahan PDP di Samarinda, yakni 16 kasus merupakan kasus PDP yang ditetapkan DPJP dan Dinas Kesehatan Samarinda, dengan hasil rapid test reaktif. Kasus ini melakukan isolasi diri dengan pengawasan dari Tim Covid Kota Samarinda.
Lalu, 1 kasus PDP wanita 44 tahun, merupakan pelaku perjalanan dari Balikpapan, memiliki hasil rapid test reaktif. Dan melakukan isolasi mandiri di rumah.
Kemudian, 1 kasus PDP wanita 15 tahun, merupakan pelaku perjalanan dari Bojonegoro. Hasil rapid testnya reaktif dan melakukan isolasi mandiri di rumah.
Selanjutnya, 1 kasus PDP laku-laki 16 tahun, pelaku perjalanan dari Magen. Dan 1 kasus PDP laki-laki 36 tahun, yang dilaporkan meninggal.
“Kasus PDP meninggal sebanyak 1 kasus di Kota Samarinda. Laki-laki 36 tahun, kasus PDP yang ditetapkan DPJP dan Dinas Kesehatan Kota Samarinda. Memiliki keluhan demam sejak 27 April 2020, dengan comorbid penyakit stroke dan hipertensi. Pada tanggal 2 Mei, kasus ini dibawa ke RS Dirgahayu untuk dirawat dan dilakukan pemeriksaan rapid test, dengan hasil reaktif. Kondisi kasus memburuk dan tanggal 3 Mei 2020 meninggal dunia,” jelas Andi. (sobirin)



