RSUD AWS Bantah Isu Rawat Pasien Terduga Corona

SAMARINDA –  Maraknya pemberitaan Covid-19 atau virus corona sudah masuk ke Indonesia ditambah pengumuman dari Presiden RI Joko Widodo bersama Menkes RI, Senin (2/2) kemarin, membuat sejumlah rumah sakit dikabarkan merawat pasien terduga penderita virus corona.

Salah satunya, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie (RSUD AWS) Samarinda. Sejak Senin (2/2) malam diberitakan tengah merawat 4 pasien terduga penderita virus corona rujukan dan Rumah Sakit Abdul Rivai Berau.

Namun kabar yang ramai di media sosial itu langsung dibantah Humas RSUD AWS, dr Arysia Andhina.

Dia mengatakan sebagai salah satu rumah sakit rujukan nasional untuk penanganan penyakit menular, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltim dan Kantor Kesehatan Pelabuhan.

“Namun, untuk pasien dari Berau, kami belum menerimanya. Kalau koordinasi, kami sudah melakukan, namun pasien yang dimaksud bukan virus corona. Tetapi, hanya demam biasa. Dan saat ini sedang ditangani rumah sakit di Berau,”  kata dr Arysia di Ruang perawatan Sakura Senin (3/3).

Menurut dia, pasca pengumuman dari Presiden Joko Widodo, beberapa rumah sakit di daerah, termasuk di Kalimantan Timur, khususnya RSUD AW Syahranie Samarinda juga waspada. 

“Bahkan Pak Isran Gubernur Kaltim meminta RSUD AWS  serius menangani kasus ini. Dan meminta agar pasien tidak mendapat perawatan medis,” kata Arysia.

Sesuai standar, kata dia, apabila ada pasien pemantauan atau suspect corona,  pihaknya akan melakukan penanganan sesuai SOP.

Dia menjelaskan,  RSUD AWS telah membekali tenaga medisnya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) sebagai persiapan menghadapi wabah virus corona.

“Untuk Sumber Daya Manusia (SDM) disini sudah cukup untuk penanganan virus corona. Kurang lebih, ada 78 tenaga medis yang disiapkan,” kata dia.

Dia mengatakan, RSUD ASW menyiapkan dua ruangan isolasi bagi pasien dalam pemantauan (PDP) dan 4 ruangan isolasi bagi suspect virus corona.

“Setelah renovasi beberapa minggu lalu, seluruh alat pelindung diri (APD) di RSUD AWS sudah lengkap.  APD kami masih mencukupi dan tidak ada kekurangan,” tambahnya.

Sejauh ini, kata Sisi, belum ada informasi ada warga di Kaltim terindikasi virus corona. Namun, ada beberapa rumah sakit di Kaltim menerima PDP Covid-19. Diantaranya rumah sakit di Berau dan Balikpapan. Sekedar informasi, jika ditemukan ada pasien yang mengidap penyakit dengan gejala seperti virus corona, maka pihak rumah sakit akan membagi klasifikasinya dalam 3 tipe. Yakni,  PDP, suspect (dicurigai), dan pasien konfirmasi. (maman)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker