Presentasi Laporan Peta Risiko Kebakaran, Ini Kata Sutrisno

4 / 100

SAMARINDA – Anggota  DPRD Kota Samarinda Sutrisno mengatakan presentasi laporan akhir kajian peta risiko kebakaran Kota Samarinda oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda itu sebagai bagian dari upaya persiapan perencanaan dalam menghadapi berbagai bencana, terutama kebakaran.

Ia mengatakan dengan adanya peta risiko kebakaran, faktor-faktor penyebab bencana tersebut dapat diidentifikasi dengan lebih baik. Ia berharap bahwa melalui kajian ini, upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran dapat lebih terarah dan terukur.

“Pentingnya keselamatan warga menjadi hukum tertinggi bernegara, dan inilah mengapa kajian ini sangat penting untuk menghadapi tantangan kedepannya dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi warga dari ancaman bencana,” kata Sutrisno.

“Saya berharap Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda dapat memanfaatkan hasil kajian ini untuk mengimplementasikan langkah-langkah mitigasi dan penanggulangan kebakaran yang lebih efektif di masa yang akan datang,” ujar Sutrisno, menutup pernyataannya. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu mewujudkan upaya-upaya yang lebih baik dalam menghadapi risiko kebakaran di Kota Samarinda.

Dalam sambutannya, Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun mengungkapkan bahwa Kota Samarinda merupakan daerah rawan bencana kebakaran. Hal ini bisa menyebabkan kerugian berupa kerusakan harta, korban luka, meninggal dunia, dan mengganggu kehidupan masyarakat, yang pada akhirnya berdampak negatif pada agenda pembangunan di Kota Samarinda.

“Pemadam Kebakaran telah menunjukkan dedikasi dalam memberikan layanan kedaruratan bagi warga masyarakat, dan data menunjukkan penurunan angka kejadian kebakaran selama tiga tahun terakhir,” ujar dia.

Dalam presentasi tersebut, disampaikan bahwa pemerintah kota telah menyusun kajian peta risiko kebakaran dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pemicu bencana kebakaran, memetakan kawasan risiko di Kota Samarinda, serta merumuskan rekomendasi rencana pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran.

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dalam menuju penanggulangan kebakaran yang lebih terarah, terencana, dan terukur, serta dapat berkontribusi dalam perencanaan pembangunan yang berkelanjutan. (ADV)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker