Percepat Penanganan Kebakaran, BPBD Kukar Siapkan Stasiun Pengisian Air

KUKAR – Upaya mempercepat penanganan kebakaran di kawasan permukiman terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).  Salah satunya,  mempersiapkan pembangunan stasiun pengisian air khusus bagi mobil pemadam kebakaran di Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong. Dengan fasilitas tersebut, petugas pemadam kebakaran bisa memperoleh pasokan air lebih cepat, tanpa harus melakukan pengisian secara manual seperti yang selama ini dilakukan.

BPBD Kukar berencana mengawali pembangunan dengan proyek percontohan atau pilot project di dua titik wilayah Timbau.  Lokasi tersebut nanti dipilih berdasarkan sejumlah pertimbangan, mulai kemudahan akses kendaraan pemadam hingga ketersediaan sumber air yang memadai.

Sekretaris BPBD Kukar Aspianur Sandi mengatakan, pembangunan stasiun pengisian air menjadi salah satu upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran.  Terlebih, kawasan padat penduduk membutuhkan penanganan cepat, agar api tidak meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat. Saya juga mau pilot project dulu, dua titik di wilayah Timbau,” kata Sandi di ruang kerjanya, belum lama ini.

Menurutnya, keberadaan stasiun pengisian air ini akan memberikan kemudahan bagi armada pemadam kebakaran. Baik milik pemerintah daerah maupun kendaraan operasional relawan.  Dengan sistem yang dirancang khusus, proses pengisian tangki dapat berlangsung lebih efisien.

Ia memperkirakan pengisian air untuk mobil pemadam kebakaran berkapasitas 5.000 liter dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 5 hingga 6 menit, apabila didukung instalasi pipa berukuran enam inci. “Kecepatan pengisian tersebut dinilai dapat menjadi faktor penting, dalam menunjang operasional petugas di lapangan,” ucapnya.

Pasalnya, kata dia, ketersediaan air merupakan salah satu kebutuhan utama dalam proses pemadaman. Terutama ketika kebakaran terjadi di lingkungan permukiman yang memiliki akses terbatas. “Ini lebih memudahkan. Nantinya ada pipa sendiri untuk pengisian air, jadi tidak lagi dilakukan secara manual,” jelasnya.

Selain menyiapkan infrastruktur, BPBD Kukar juga akan melibatkan pemerintah kecamatan dan para relawan dalam proses penentuan lokasi serta pengelolaan fasilitas tersebut. Koordinasi lintas pihak diperlukan, agar stasiun pengisian air dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

“Kami berharap mobilisasi armada pemadam kebakaran menjadi lebih efektif. Sekaligus mempercepat waktu respons ketika terjadi kebakaran. Program ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan sarana pendukung penanggulangan kebakaran di wilayah Tenggarong. Khususnya di kawasan yang membutuhkan akses air cepat dan mudah dijangkau. (adv/ki/Diskominfo Kukar)

Editor : Abdul Rahman

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker