
KUKAR – Memasuki masa peralihan dari kemarau panjang menuju musim penghujan, masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar sedang menyiapkan Surat Edaran (SE) sebagai langkah antisipasi dini.
Sejumlah ancaman mulai menjadi perhatian. Mulai tanah longsor, banjir hingga pohon tumbang akibat angin kencang. Kondisi tanah yang mengalami retakan selama musim kemarau dikhawatirkan semakin rentan ketika diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Sekretaris BPBD Kukar, Aspianur Sandi mengatakan, peningkatan intensitas hujan mulai terpantau di sejumlah wilayah. Berdasarkan prakiraan cuaca, penguatan curah hujan diperkirakan terjadi pada pekan ketiga November, sebelum memasuki puncak musim hujan pada Desember 2026.
“Proses penyusunan SE imbauan saat ini sedang berjalan dan diselaraskan dengan instruksi Pemerintah Kaltim. Kami targetkan edaran ini rampung dan terbit dalam dua hingga tiga hari ke depan,” kata Aspianur Sandi pada media di ruang kerjanya, belum lama ini.
Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi musim hujan tidak bisa hanya bergantung pada langkah pemerintah. “Ini juga diperlukan keterlibatan masyarakat, aparatur pemerintahan hingga sektor swasta untuk melakukan pencegahan sejak dini,” ujarnya.
Ia menekankan, upaya sederhana seperti membersihkan saluran drainase, gorong-gorong dan sungai dapat membantu mengurangi risiko banjir. Terutama di kawasan permukiman yang rawan genangan. “Gotong royong membersihkan gorong-gorong, sungai, dan sistem drainase pemukiman harus dimulai dari sekarang sebelum terlambat,” tegasnya.
Selain itu, kata dia, masyarakat diminta memeriksa kondisi lingkungan sekitar. Termasuk memangkas dahan serta pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang saat diterpa angin kencang.
“Kami berharap langkah mitigasi dapat dilakukan secara serentak sebelum curah hujan meningkat. Sehingga, risiko bencana selama musim penghujan dapat ditekan dan keselamatan masyarakat lebih terjamin,” ucapnya. (adv/ki/Diskominfo Kukar)
Editor : Abdul Rahman



