Nekat Datangi Wali Kota, Seorang PKL Dapat Lapak Gratis

4 / 100

SAMARINDA – Seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) di Samarinda Daeng Udin nekat mendatangi Wali Kota Samarinda Andi Harun yang sedang melakukan peninjauaan Wisata Belanja Pasar Ramadhan di Jalan Kusuma Bangsa, Jumat (24/3/2023).  Sang pedagang tidak terima lapak daganganya diminta pindah oleh Satpol PP, padahal pedagang tersebut telah berjualan bertahun-tahun ditempat itu.

Alhasil, upaya Daeng Udein mendatangi Wali Kota membuahkan hasil. Atas perintah Wali Kota Samarinda,  sang pedagang mendapatkan tempat di Pasar Ramadhan secara gratis.

Awalnya, petugas Satpol PP Samarinda langsung bereaksi saat melihat ada pedagang pisang hijau berjualan di atas trotoar depan Kantor Balaikota Samarinda. Sang pedagang mengaku telah berjualan selama belasan tahun di kawasan itu setiap Bulan Suci Ramadhan.

Daeng Udin mengaku siap mempertahankan lapak daganganya yang diminta pindah oleh petugas Satpol PP,  pada Jumat (24/3/2023) sore.

Beruntung seorang Kepala Dinas di lingkungan Pemkot Samarinda menengahi kejadian tersebut. Daeng Udin pun diminta menemui Wali Kota Samarinda yang berada di Pasar Ramadhan.

“Kalau tidak boleh berjualan, lebih baik kami mati,” ungkap Daeng Udin menjawab permintaan petugas Satpol PP untuk pindah masuk ke dalam Pasar Ramadhan.

Daeng Udin mengatakan sudah berjualan ditempat itu sejak 1 tahun lalu saat Wali Kota sebelumnya.

“Dari dulu sudah dikasih tempat disini dulu Pak. Dulukan itu tanah kosong. Itu baru di sambung trotoar. Kalau di dalam (Pasar Ramadhan,red), aku tidak pernah dapat,” ungkap dia.

Sementara itu, pertemuan Daeng Udin dengan Wali Kota Samarinda Andi Harun berlangsung hangat.  Andi Harun langsung mengajak bercanda pedagang yang mengaku tidak pernah mendapat tempat di Pasar Pamadhan tersebut.

Hasilnya, setelah berdialog singkat,  Andi Harun langsung meminta jajaranya menyediakan satu lapak bagi Daeng Udin untuk berjualan di Pasar Ramadhan.

Andi Harun mengatakan bahwa para pedagang sudah dinstruksikan tidak berdagang di atas trotoar. Dari itu, Pemkot Samarinda sudah menyediakan tempat di Halaman Parkir GOR Segiri, agar keberadaan pedagang tidak membuat macet jalan protokol di Samarinda.

“Terhadap penjual pisang hijau di pinggir jalan,  kenapa jual dipinggir jalan,  kan sudah ada Pasar Ramadhan, suruh saja masuk disini. Sudah kan, berarti kalau kita mau, bisakan,” ucap Andi Harun.

Sementara itu, Kepala Dinas Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda Muslimin mengatakan bahwa Pasar Ramadhan  kali ini memang ditunggu para pelaku usaha  UMKM. Tempat yang terbatas membuat masih banyak pedagang belum tertampung dikawasan ini.

Menurut dia, panitia mengutamakan para pelaku UMKM dari warga sekitar Stadion Segiri. Namun tidak semua bisa diakomodir. Karena setelah 3 tahun vakum, antusias masyarakat ikut berjualan di Pasar Ramadhan mengalami peningkatan.

“Yang pertama, kita akan mengalokasikan pedagang pisang di depan perpustakaan. Kita akan siapkan tempat. Dia sudah menghadap saya dan langsung kita tempatkan. Mereka senang. Bahkan tahun ini mereka kita gratiskan,” ucap dia. (maman)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker