Banjir, Harga Ayam Potong di Samarinda Meningkat Tajam

SAMARINDA – Banjir menggenangi sejumlah kawasan  di Kota Samarinda membuat sejumlah komoditi di pasar tradisional  Segiri Samarinda  melonjak tajam. Salah satunya, penjualan ayam potong.

Rijal,  salah seorang pedagang ayam potong Pasar Tradisional  Segiri mengatakan bahwa  banjir yang menutup sejumlah kawasan di Kota  Samarinda  membuat distribusi ayam potong ke Kota Samarinda terganggu.

Gak tahu, kenapa tiba-tiba  perusahaan menaikan harga. Memang, sejak kemarin distribusi ayam potong sedikit tersendat, karena  banjir. Selain itu , banyak ayam mati karena stress saat macet di lokasi banjir. Hari ini saja, kami  pedagang  kebingungan  dengan tingginya harga  ayam  perkilonya . Hal ini membuat kami harus  menjual  ayam yang  beratnya  tidak terlalu besar , kasihan  pelanggan,” kata  Rizal.

Saat ini  kata dia, para pedagang  menjual ayam potong yang beratnya  1,5 kilogram dengan  harga  Rp38 ribu per ekor. Padahal saat ini  pasar sedang sepi akibat banjir melanda Kota Samarinda .

“Harga naik  memang begitu. Dan, sudah pasti diprotes. Namanya juga orang beli pasti gitu,” kata dia.

Sementara itu,  Yanti, warga  Jalan Juanda  Samarinda mengaku terkejut dengan kenaikan harga ayam cukup  tinggi.

“Iya,  harganya naik tinggi betul. Biasanya beli  ayam harganya Rp30 ribu-Rp35 ribu/ekornya. Itupun ayamnya agak besar, tidak seperti  yang ada saat ini. Kalau begini, kasihan warga  yang mau beli  ayam ,”  ungkap dia. (maman)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker