Dispora Kukar Dorong UMKM Muda Berinovasi

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong pelaku UMKM muda meningkatkan kreativitas dan memperkuat identitas produk, agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Melalui berbagai program pembinaan, Dispora Kukar berupaya membantu pemuda wirausaha mengembangkan inovasi dan membangun brand lebih kuat. Sehingga produk-produk lokal Kukar dapat tampil lebih menonjol dan memiliki daya tarik yang berkelanjutan.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menilai bahwa peran wirausaha muda sangat penting dalam menggerakkan ekonomi kreatif daerah. Pelaku UMKM bukan hanya produsen, tetapi inovator yang menentukan arah perkembangan produk lokal. Ini sejalan dengan tantangan pasar yang menuntut kreativitas dan kemampuan membangun citra produk.

“UMKM muda harus dilihat sebagai motor inovasi daerah. Tidak cukup hanya membuat produk, mereka juga perlu strategi untuk memperluas pasar dan membangun brand,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Dery Wardhana menjelaskan bahwa penguatan ekosistem wirausaha tidak dapat dilakukan secara parsial. Tetapi melakukan pendekatan, seperti pendampingan, kolaborasi lintas lembaga, hingga pemanfaatan teknologi digital sebagai alat memperluas peluang pemasaran. Kolaborasi mampu membuka ruang belajar yang lebih luas serta melahirkan produk lokal yang lebih kompetitif.

“Kolaborasi antarinstansi dan komunitas penting untuk memberikan ruang bagi UMKM muda belajar dan berinovasi. Dengan pendekatan ini, produk lokal bisa lebih kompetitif,” jelasnya.

Dispora Kukar memberi perhatian serius terhadap pentingnya pengelolaan data usaha. Data yang tertata rapi akan menjadi landasan kuat menyusun program dukungan. Sekaligus mempermudah UMKM mengakses pembinaan, pendanaan, hingga peluang pemasaran yang tepat sasaran.

“Big data UMKM akan menjadi fondasi untuk perencanaan program pengembangan yang lebih efektif. Ini membantu pemuda pelaku usaha agar tidak hanya kreatif, tapi juga strategis dalam mengembangkan bisnis,” terangnya.

Selain penguatan strategi bisnis, kata dia, inovasi produk menjadi aspek penting lainnya. Pelaku UMKM muda mesti melakukan inovasi rasa, desain, kemasan, hingga layanan, agar produk lokal memiliki ciri khas yang mudah dikenali pasar. “Produk lokal harus punya ciri khas dan kualitas yang konsisten. Inovasi adalah kunci agar masyarakat semakin mengenal dan percaya pada produk kita,” ungkapnya.

Dengan pendampingan yang semakin terarah, Dispora Kukar berharap semakin banyak lahir pelaku usaha muda yang mampu menciptakan ruang ekonomi baru di daerah. Generasi muda memiliki adaptabilitas tinggi, sehingga mampu menjadi pendorong pertumbuhan UMKM ke depan. “Kami ingin UMKM muda menjadi penggerak ekonomi kreatif, bukan sekadar pelaku usaha, tetapi juga inovator yang membangun nama baik Kukar,” pungkasnya. (adv/pur/Dispora Kukar)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker