
KUTAI KARTANEGARA – Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga dan kebugaran menjadi perhatian serius Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar). Pola hidup yang aktif dan sehat tersebut dinilai sebagai sinyal positif yang dapat mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Nanusia (SDM). Terutama kebiasaan berolahraga dapat berkontribusi langsung pada kesehatan fisik, ketahanan mental, hingga produktivitas warga.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa perkembangan gaya hidup masyarakat belakangan ini mengarah pada peningkatan kesadaran menjaga kesehatan. Fenomena ini terlihat dari maraknya aktivitas olahraga mandiri maupun komunitas yang secara rutin digelar di berbagai kecamatan. Tren tersebut merupakan gambaran bahwa masyarakat mulai menempatkan kebugaran sebagai bagian dari kualitas hidup. “Kami melihat masyarakat mulai peduli dengan kesehatan dan kebugaran. Tren ini menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya kualitas hidup yang baik,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Aji Ali Husni menjelaskan bahwa hidup sehat bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi turut memengaruhi kemampuan berpikir, stabilitas emosional, hingga kapasitas seseorang dalam menjalani aktivitas harian. Warga yang rajin berolahraga biasanya lebih siap menghadapi tekanan pekerjaan maupun rutinitas rumah tangga. “Hidup sehat adalah fondasi untuk membangun masyarakat yang tangguh, produktif, dan mampu berkontribusi maksimal bagi pembangunan daerah,” jelasnya.
Dispora Kukar meyakini keberadaan komunitas olahraga sebagai salah satu penggerak utama perubahan pola hidup ini. Komunitas tersebut mampu menciptakan lingkungan positif yang mendorong lebih banyak warga terlibat dalam kegiatan kebugaran. “Komunitas menjadi agen perubahan. Mereka tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga mendorong orang lain untuk mengikuti gaya hidup sehat,” terangnya.
Menurutnya, pemerintah perlu menyambut tren ini dengan menyediakan ruang publik yang mendukung aktivitas fisik masyarakat. Fasilitas olahraga yang nyaman dan terjangkau dinilai sangat penting agar warga dapat mempertahankan rutinitas hidup sehat tanpa kendala sarana. “Fasilitas publik yang memadai akan mempermudah masyarakat untuk tetap aktif bergerak. Ini bagian dari strategi jangka panjang membangun SDM yang unggul di Kukar,” ucapnya.
Dispora Kukar melihat peluang kerjasama dengan sekolah, organisasi pemuda, hingga komunitas lokal untuk memperluas edukasi terkait gaya hidup sehat. Kolaborasi tersebut akan memperkuat budaya kesehatan di masyarakat. “Hidup sehat tidak bisa dicapai sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat akan mempercepat terbentuknya pola hidup yang bermanfaat bagi semua,” ujarnya.
Aji Ali Husni meyakini bahwa tren hidup sehat yang terus berkembang merupakan peluang besar bagi Kukar untuk melahirkan SDM lebih kuat dan berkualitas. Pola hidup aktif dapat menjadi bagian dari budaya lokal yang dijalani secara konsisten. “Kami ingin gaya hidup sehat menjadi budaya yang mengakar di Kukar,” pungkasnya. (adv/pur/Dispora Kukar)



