
KUTAI KARTANEGARA – Event Blusukan Alam Kukar atau yang biasa di sebut Blukar dipastikan akan berlanjut setiap tahun sebagai program resmi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar. Penegasan ini disampaikan Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni.
Dia menyebut bahwa Blukar kini bukan lagi sebatas kegiatan komunitas trail, tetapi telah masuk sebagai agenda tahunan yang akan terus diolah, dikembangkan, dan disempurnakan setiap penyelenggaraan. “Dengan status tersebut, Blukar bakal menjadi program eksplorasi alam berkelanjutan yang memperkenalkan rute-rute baru di berbagai wilayah Kukar,” ungkap dia, Senin (1/12/2025).
Aji Ali Husni menjelaskan bahwa kesuksesan penyelenggaraan Blukar tahun ini adalah hasil dari rangkaian agenda yang telah dipersiapkan selama satu tahun. Dispora melakukan evaluasi setiap pelaksanaan untuk memastikan kualitas event meningkat dari tahun ke tahun. “Kegiatan ini merupakan rangkaian agenda tahunan yang kita susun secara terencana. Kita ingin semakin banyak wilayah terangkat,” ujarnya.
Tahun ini, Kembang Janggut dipilih sebagai tuan rumah pertama kali dan berhasil menarik perhatian peserta karena karakter jalurnya berbeda dari trek sebelumnya. Medan pasir silika menjadi tantangan utama yang membuat para rider terkejut sekaligus tertantang untuk menaklukkannya. Dari total rute sepanjang 11 kilometer, tidak semua peserta mampu mencapai garis finis karena tingkat kesulitannya cukup tinggi.
“Ke depan, Dispora memastikan bahwa lokasi pelaksanaan Blukar akan terus bergilir agar setiap wilayah di Kukar memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi tuan rumah. Daerah yang sebelumnya sering digunakan seperti Sebulu, Senoni, Ilir, dan wilayah tengah akan bergantian dengan daerah baru sehingga potensi alam lebih merata terangkat,” jelas dia.
Aji Ali Husni menyebut bahwa penyelenggaraan tahunan Blukar juga memberi dampak positif, mulai dari geliat komunitas hingga peningkatan aktivitas ekonomi lokal. “Kami optimistis Blukar akan berkembang menjadi ikon sport tourism daerah. Selama jalur terus dieksplor, Blukar akan hidup dan Kukar akan semakin dikenal melalui alamnya,” ungkap dia. (adv/pur/Dispora Kukar)



