Update 29 Juni 2020 di Kaltim : Positif 7 Kasus, Sembuh 1 Orang

SAMARINDA –  Jumlah kasus positif Covid-19 di Kaltim masih terus mengalami peningkatan. Per 29 Juni 2020, kasus baru positif di Kaltim kembali bertambah 7 kasus. Penambahan kasus positif tersebut berasal dari Kutai Kartanegara 1 kasus dan Kota Balikpapan 6 kasus.

Selain penambahan kasus positif, jumlah kasus sembuh dari Covid-19 juga mengalami peningkatan. Pada 29 Juni 2020, kasus sembuh bertambah 1 kasus dari Kabupaten Berau.

“Penambahan kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium Covid-19 dengan hasil positif terkonfirmasi Covid-19, pada hari ini 29 Juni 2020 ada sebanyak 7 kasus. Dan, Pada hari ini, kami juga sampaikan ada 1 kasus sembuh dari Covid-19, yaitu dari Berau,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi M Ishak dalam konferensi persnya secara virtual, Senin (29/6/2020).

Untuk 1 kasus sembuh kata dia, kasus dinyatakan sembuh, karena dari hasil laboratorium rujukan Covid-19 sudah dinyatakan 2 kali dengan hasil negatif.

“Dan, secara klinis berdasarkan hasil pemeriksaan dokter penanggungjawab layanan yang merawat kasus ini, bahwa yang bersangkutan masing-masing sudah menunjukkan secara klinis menunjukkan kondisi yang sangat baik dan tidak ada lagi gejala,” jelas dia.

Selanjutnya, dia menyampaikan bahwa berdasarkan perkembangan dari Covid-19 pada 29 Juni 2020 di Kaltim, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 510 kasus,  sembuh sebanyak 376 kasus, meninggal 7 kasus dan masih dirawat sebanyak 127 kasus.

“Dengan melihat perkembangan ini, menandakan bahwa penularan masih terus terjadi. Kecenderungan masih terus ada. Terutama di Kaltim, harus dipahami potensi penularannya masih sangat tinggi. Sehingga, kebijakan relaksasi harus benar-benar diikuti dengan perkembangan data-data yang betul-betul dianalisa dengan baik. Apabila menunjukkan peningkatan, maka harus perlu dilakukan pengetatan kembali pada daerah-daerah yang sudah melakukan pelonggaran. Ini untuk memastikan agar kita bisa menekan penularan kasus ini semaksimal mungkin,” ungkap dia. (sobirin)

Rincian Penambahan 7 Kasus Positif dan 1 Kasus Sembuh dari Covid-19 di Kaltim Tanggal 29 Juni 2020 :

KASUS POSITIF

A. Kutai Kartanegara 1 Kasus

1. KKR 69 (laki-laki 37 tahun) merupakan kasus OTG, warga Kutai Kartanegara yang akan kembali bekerja di Paser. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

B. Balikpapan 6 Kasus

1. BPN 176 (laki-laki 31 tahun) merupakan kasus OTG, warga Jawa Barat yang merupakan kontak erat atau rekan kerja dengan BPN 145. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

2. BPN 177 (laki-laki 56 tahun) merupakan kasus PDP yang ditetapkan oleh tim klinis dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, dengan hasil repid test sebelumnya reaktif. Pasien memiliki comorbid penyakit jantung. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

3. BPN 178 (laki-laki 25 tahun) merupakan kasus OTG, warga Jawa Barat yang akan kembali bekerja di Balikpapan. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

4. BPN 179 (laki-laki 30 tahun) merupakan kasus OTG, warga Balikpapan yang akan kembali bekerja. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

5. BPN 180 (laki-laki 35 tahun) merupakan kasus OTG, warga Jawa Barat yang bekerja di lepas pantai Balikpapan. Dan kontak erat atau rekan kerja dari BPN 173. Kasus sekaran dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

6. BPN 181 (perempuan 28 tahun) merupakan kasus OTG, warga Jawa Tengah yang bermukim di Balikpapan dan mempunyai riwayat kontak erat atau teman yang terkonfirmasi positif di Kalimantan Selatan. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Tentara Hardjianto Balikpapan.

KASUS SEMBUH

A. Berau 1 Kasus

1. BRU 30 (laki-laki 30 tahun) merupakan kasus dari kluster Gowa, yang telah dirawat di Rumah Sakit Umum Abdul Rivai sejak tanggal 21 April 2020.

(Sumber Data : Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker