Update 30 Juni 2020 : Positif 8 Kasus, Sembuh 9 Orang

SAMARINDA – Penambahan kasus positif di Kaltim masih terus terjadi. Per 30 Juni, kasus positif terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim bertambah 8 kasus. Penambahan kasus positif itu berasal dari Berau 1 kasus, Kutai Timur 1 kasus dan Balikpapan 5 kasus.

Selain penambahan kasus positif,  ada juga penambahan kasus sembuh dari Covid-19 sebanyak 9 kasus. Penambahan kasus sembuh tersebut berasal dari Berau 3 kasus, Penajam Paser Utara 1 kasus dan Balikpapan 5 kasus.

“Penambahan kasus yang dilakukan pemeriksaan Covid-19 dengan hasil positif terkonfirmasi Covid-19, hari ini 30 Juni 2020 ada sebanyak 8 kasus. Dan pada hari ini, kami laporkan juga kasus sembuh ada sebanyak 9 kasus,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi M Ishak dalam konferensi persnya secara virtual, Selasa (30/6/2020).

Untuk kasus sembuh, kata dia, ke-9 kasus itu dinyatakan sembuh, karena dari hasil pemeriksaan laboratorium rujukan Covid-19 sudah dinyatakan 2 kali dengan hasil negatif.

“Dan, secara klinis berdasarkan hasil pemeriksaan dokter penanggungjawab layanan yang merawat kasus ini, sudah menunjukkan kondisi yang sangat baik dan tidak ada lagi gejala,” jelas dia.

Selanjutnya, dia menyampaikan bahwa berdasarkan perkembangan dari Covid-19 pada 30 Juni 2020 di Kaltim, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 518 kasus,  sembuh sebanyak 385 kasus, meninggal 7 kasus dan masih dirawat sebanyak 126 kasus.

“Ini menunjukkan kasus-kasus masih terus terjadi. Banyak merupakan pelaku-pelaku yang mau bekerja di Kaltim. Tentu kita harus upayakan antisipasi kedepan. Sekarang, kebanyakan kasus yang terjadi di Kaltim memang merupakan pendatang yang akan bekerja kembali ataupun masuk ke Kaltim seiring pelonggaran-pelonggaran yang ada,” ungkap dia. (sobirin)

Rincian Penambahan 8 Kasus Positif dan 9 Kasus Sembuh dari Covid-19 di Kaltim Tanggal 30 Juni 2020 :

KASUS POSITIF

A. Berau 1 Kasus

1. BRU 44 (laki-laki 30 tahun) merupakan OTG pelaku perjalanan dari Banjarmasin. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Umum Abdul Rivai Berau.

B. Kutai Timur 2 Kasus

1. KTM 50 (laki-laki 36 tahun) merupakan kasus OTG, warga Banjarmasin yang akan kembali bekerja di Kutai Timur. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Umum Kudungga Sangatta.

2. KTM 51 (laki-laki 24 tahun) merupakan kasus OTG, warga Jawa Tengah yang akan kembali bekerja di Kutai Timur. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Umum Kudungga Sangatta.

C. Balikpapan 5 Kasus

1. BPN 182 (laki-laki 48 tahun) dan BPN 183 (wanita 21 tahun), merupakan kasus OTG, warga Balikpapan, kontak erat atau rekan kerja dari BPN 158. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Umum Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.

2. BPN 184 (laki-laki 32 tahun) dan BPN 185 (laki-laki 33 tahun), merupakan kasus OTG, warga Jawa Barat yang bekerja di Balikpapan dan kontak erat atau rekan kerja dari BPN 145. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

3. BPN 186 (laki-laki 27 tahun), merupakan kasus OTG, warga Sumatera Utara yang akan bekerja di Balikpapan. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

KASUS SEMBUH

A. Berau 3 Kasus

1. BRU 41 (laki-laki 39 tahun), BRU 42 (laki-laki 29 tahun) dan BRU 43 (laki-laki 33 tahun), merupakan kasus yang telah dirawat di Rumah Sakit Umum Abdul Rivai sejak tanggal 20 Juni 2020.

B. Penajam Paser Utara 1 Kasus

1. PPU 23 (laki-laki 39 tahun), merupakan kasus yang telah dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan sejak tanggal 19 Juni 2020.

C. Balikpapan 5 Kasus

1. BPN 114 (laki-laki 32 tahun), BPN 124 (laki-laki 38 tahun), BPN 133 (laki-laki 39 tahun) dan BPN 141 (laki-laki 51 tahun), merupakan kasus yang telah dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan sejak tanggal 17 Juni 2020.

2. BPN 138 (laki-laki 40 tahun), merupakan kasus yang dirawat di Rumah Sakit Umum Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan sejak tanggal 18 Juni 2020.

(Sumber Data : Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker