
SAMARINDA – Jumlah kasus positif Covid-19 di Kaltim masih terus bertambah. Kali ini, berdasarkan data laporan yang disampaikan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kaltim per 23 Juni 2020, jumlah kasus positif di Kaltim bertambah 12 kasus. Penambahan 12 kasus positif itu berasal dari Balikpapan 9 kasus dan Kabupaten Berau 3 kasus.
Dengan penambahan 12 kasus baru konfirmasi positif Covid-19, maka total kasus positif di Kaltim berjumlah 447 kasus.
“Ada penambahan kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium Covid-19 dengan hasil positif konfirmasi Covid-19 per 23 Juni 2020 sebanyak 12 kasus,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi M Ishak dalam konferensi persnya secara virtual, Selasa (23/6/2020).
Selain penambahan 12 kasus positif, dia juga menyampaikan penambahan 1 kasus sembuh dari Kota Balikpapan. Yakni, BPN 94, laki-laki 37 tahun, merupakan kasus yang telah dirawat di RS Pertamina Balikpapan sejak 8 Juni 2020.
“Pada hari ini dilaporkan juga 1 kasus sembuh dari Balikpapan. Satu kasus tersebut dinyatakan sembuh, karena dari hasil laboratorium rujukan Covid-19 dinyatakan 2 kali dengan hasil negative, serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 menyatakan bersangkutan secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik dan tidak ada lagi gejala,”jelas dia.
Selanjutnya, dia menyampaikan bahwa berdasarkan perkembangan dari Covid-19 pada 23 Juni 2020 di Kaltim, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 447 kasus, sembuh sebanyak 324 kasus, meninggal 5 kasus dan masih dirawat sebanyak 118 kasus. (sobirin)
Rincian Penambahan 12 Kasus Positif dan 1 Kasus Sembuh di Kaltim Tanggal 23 Juni 2020 :
KASUS POSITIF
A. Berau 3 Kasus
1. BRU 40 (laki-laki 43 tahun), merupakan kasus OTG pelaku perjalanan dari Surabaya yang akan kembali bekerja di Berau. Kasus dirawat di RSUD Abdul Rivai Berau.
2. BRU 41 (laki-laki 39 tahun), merupakan kasus OTG pelaku perjalanan dari Makassar yang akan kembali bekerja di Berau. Kasus dirawat di RSUD Abdul Rivai.
3. BRU 42 (laki-laki 29 tahun), merupakan kasus OTG pelaku perjalanan dari Jogjakarta yang akan kembali bekerja di Berau. Kasus dirawat di RSUD Abdul Rivai.
B. Balikpapan 9 Kasus
1. BPN 133 (laki-laki 39 tahun), merupakan kasus OTG warga Sulawesi Utara yang bermukim di Balikpapan dan akan melakukan perjalanan Jakarta. Kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.
2. BPN 134 (laki-laki 41 tahun), merupakan kasus OTG warga Banten yang akan bekerja ke Melak, kasus dirawat di RS Bhayangkara Balikpapan.
3. BPN 135 (laki-laki 53 tahun), merupakan kasus PDP dengan keluhan batuk dan sakit tenggirokan, serta memiliki gambaran pneumonia dengah co-morbid hipertensi. Kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.
4. BPN 136 (perempuan 40 tahun), merupakan kasus OTG warga Makassar yang tinggal di Balikpapan dan akan melakukan perjalanan ke Padang. Kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Balikpapan.
5. BPN 137 (laki-laki 26 tahun), merupakan kasus OTG warga Balikpapan yang akan bekerja di Melak Kutai Barat. Kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.
6. BPN 138 (laki-laki 40 tahun), merupakan kasus OTG warga Balikpapan yang akan melakukan yangvakan kembalk bekerja di Batu Kajang. Kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.
7. BPN 139 (laki-laki 28 tahun), merupakan kasus OTG warga Balikpapan yang melakukan perjalanan ke Jakarta. Kasus melakukan isolasi diri di Jakarta.
8. BPN 140 (laki-laki 55 tahun), merupakan kasus OTG warga Sulawesi Selatan yang sejak 4 bulan tinggal di Balikpapan dan akan melakukan perjalanan ke Makassar, kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo.
9. BPN 141 (laki-laki 51 tahun), merupakan kasus OTG warga Jawa Timur yang berlayar ke Balikpapan, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.
KASUS SEMBUH
A. Balikpapan 1 Kasus
1. BPN 94 (laki-laki 37 tahun), merupakan kasus yang telah dirawat di RS Pertamina Balikpapan sejak 8 Juni 2020.
(Sumber Data : Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur)



