
Kasus Positif Konfirmasi Covid-19 Juga Bertambah 8 Kasus
SAMARINDA – Jumlah kasus sembuh di Kaltim semakin hari kian mengalami peningkatan. Per 18 Juni 2020, kasus sembuh bertambah sebanyak 18 orang. Penambahan kasus sembuh tersebut berasal dari 6 Kabupaten/Kota. Yakni, Berau 12 orang, Kutim 2 orang, Paser 1 orang dan Balikpapan 3 orang.
“Alhamdullilah pada hari ini, 18 Juni 2020, tercatat kasus sembuh dari Covid-19 sebanyak 18 kasus. Ke-18 kasus itu dinyatakan sembuh, karen dari hasil laboratorium rujukan Covid-19 dinyatakan telah 2 kali dengan hasil negatif. Serta hasil pemeriksaan klinis oleh dokter penanggungjawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 menyatakan bersangkutan secara klinis telah menunjukkan kondisi sangat baik dan tidak ada gejala,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi M Ishak dalam konferensi persnya secara virtual, Kamis (18/6/2020).
Selain mengalami penambahan 18 kasus sembuh, terjadi juga penambahan kasus positif konfirmasi Covid-19 di Kaltim sebanyak 8 kasus. Penambahan kasus positif tersebut berasal dari Kutai Barat 1 kasus, Kutai Kartanegara 2 kasus, Paser 1 kasus, Bontang 2 kasus dan Samarinda 1 kasus.
“Untuk penambahan kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium Covid-19 dengan hasil positif terkonfirmasi Covid-19 pada hari ini, 18 Juni 2020, ada sebanyak 8 kasus,” kata dia.
Berdasarkan data perkembangan Covid-19 di Kaltim tanggal 18 Juni 2020, bahwa total kasus positif terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 405 kasus, sembuh 310 kasus, meninggal 4 kasus, dan yang masih dirawat sebanyak 91 kasus. (sobirin)
Rincian Penambahan 18 Kasus Sembuh dan 8 Kasus Positif di Kaltim Tanggal 18 Juni 2020 :
KASUS SEMBUH
A. Berau 12 Kasus
1. 9 kasus dari Kluster Gowa. BRU 3 (laki-laki 40 tahun) dan BRU 6 (laki-laki 42 tahun), merupakan kasus yang dirawat di Rumah Sakit Abdul Rivai sejak tanggal 23 Maret 2020. Lalu, BRU 11 (laki-laki 44 tahun), BRU 12 (laki-laki 21 tahun), BRU 17 (laki-laki 42 tahun), BRU 21 (laki-laki 44 tahun), BRU 23 (laki-laki 65 tahun), BRU 24 (laki-laki 60 tahun) dan BRU 28 (laki-laki 16 tahun), merupakan kasus yang selama ini dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Berau sejak tanggal 18 April 2020.
2. BRU 35 (laki-laki 29 tahun), BRU 36 (laki-laki 31 tahun) dan BRU 37 (laki-laki 30 tahun), merupakan kasus yang dirawat di Rumah Sakit Umum Abdul Rivai sejak tanggal 7 Juni 2020.
B. Kutim 2 Kasus
1. KTM 41 (laki-laki 25 tahun) merupakan kasus yang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan sejak tanggal 8 Juni 2020.
2. KTM 43 (laki-laki 34 tahun), merupakan kasus yang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan sejak tanggal 10 Juni 2020.
C. Paser 1 Kasus
1. PSR 16 (laki-laki 34 tahun) merupakan kasus yang telah dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan sejak tanggal 6 Juni 2020.
D. Balikpapan 3 Kasus
1. BPN 88 (laki-laki 30 tahun), BPN 89 (laki-laki 30 tahun) dan BPN 90 (laki-laki 36 tahun), merupakan kasus yang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan sejak tanggal 10 Juni 2020.
KASUS POSITIF
A. Kutai Barat 1 Kasus
1. KBR 27 (laki-laki 28 tahun) merupakan OTG pelaku perjalanan dari Surabaya, yang akan bekerja kembali di Kutai Barat. Sekarang kasus dirawat di Rumah Sakit Siloam Balikpapan.
B. Kutai Kartanegara 2 Kasus
1. KKR 64 (laki-laki 29 tahun) dan KKR 65 (laki-laki 51 tahun) merupakan kasus OTG kontak erat dari KKR 63. Sekarang kasus dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.
C. Kutai Timur 1 Kasus
1. KTM 44 (laki-laki 62 tahun) merupakan kasus PDP, warga Kutai Timur yang berobat ke Rumah Sakit Umum Taman Husada Bontang, dengan hasil rapid test sebelumnya reaktif. Kasus memiliki hemorbite, hipertensi dan stroke. Sekarang menggunakan ventilator dan dirawat di Ruang Isolasi Covid-19 Rumah Sakit Umum Taman Husada Bontang.
D. Paser 1 Kasus
1. PSR 21 (laki-laki 43 tahun) merupakan kasus OTG, warga Paser yang akan mutase kerja ke Kutai Kartanegara dan melakukan pemeriksaan Covid-19 di Balikpapan. Kasus terkonfirmasi Covid-19. Sekarang kasus dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.
E. Bontang 2 Kasus
1. BGT 14 (laki-laki 51 tahun) merupakan kasus ODP, pelaku perjalanan dari Jawa Timur, dengan keluhan demam, batuk, sesak napas dan memiliki gambaran pnemounie. Kasus dirawat di Rumah Sakit Pupuk Kaltim (PKT) Bontang.
2. BTG 15 (laki-laki 54 tahun) merupakan kasus ODP, pelaku perjalanan dari Jawa Timur, dengan keluhan batuk dan sakit kepala. Kasus dirawat di Rumah Sakit Pupuk Kaltim, Bontang.
F. Samarinda 1 Kasus
1. SMD 64 (laki-laki 48 tahun) merupakan kasus OTG, warga Samarinda yang akan bepergian ke Tarakan. Sekarang kasus dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.
(Sumber Data : Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur)



