
SAMARINDA – Kasus sembuh dari Covid-19 di Kaltim terus bertambah. Pada 16 Juni 2020, jumlah kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 14 orang. Penambahan kasus sembuh itu berasal dari Kutai Kartanegara 1 orang, Paser 3 orang, Balikpapan 5 orang dan Kota Samarinda 5 orang.
Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi M Ishak bahwa ke-14 kasus ini dinyatakan sembuh, karena dari hasil pemeriksaan laboratorium rujukan Covid-19 dinyatakan 2 kali hasil negatif. Dan secara klinis dari dokter penanggungjawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 menyatakan pasien telah menunjukkan kondisi sangat baik dan tidak ada gejala yang muncul.
“Syukur alhamdullilah, kita terus mendapatkan penambahan kasus-kasus sembuh. Ini sangat luar biasa peran dari kita semua. Terutama para tenaga medis, perawat, dokter dan pendukung lainnya yang berada di tempat-tempat karantina. Mudah-mudahan ini kesembuhan akan semakin banyak. Pada hari ini, ada 14 kasus sembuh yang bisa dilaporkan,” ungkap Andi dalam konferensi pers yang disampaikan secara virtual, Selasa (16/6/2020).
Selain penambahan 14 kasus sembuh, Andi juga menyampaikan penambahan kasus positif terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim sebanyak 10 kasus. Penambahan kasus positif itu berasal dari Kutai Barat 1 kasus, Balikpapan 6 kasus dan Samarinda 3 kasus.
“Untuk penambahan kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium Covid-19 dengan hasil positif terkonfirmasi Covid-19 pada hari ini, 16 Juni 2020, ada sebanyak 10 kasus,” ungkap dia.
Berdasarkan data perkembangan Covid-19 di Kaltim tanggal 16 Juni 2020, dia menyampaikan bahwa total kasus positif terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 392 kasus, sembuh 276 kasus, meninggal 4 kasus, dan yang masih dirawat sebanyak 112 kasus.
“Jika melihat hasil yang ada, bahwa penambahan kasus masih terus terjadi. Dan ini juga terdistribusi kepada beberapa Kabupaten/Kota. Tentunya ini menunjukkan bahwa kasus ini masih cukup memprihatinkan di daerah kita. Karena itu, ini perlu kewaspadaan kita semua seiring dengan adaptasi kebiasaan baru, maka mau tidak mau kita mesti patuh dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” ungkap dia.
Dia mengatakan bahwa potensi penularan Covid-19 di Kaltim masih cukup besar. Covid-19 diyakini masih ada ditengah-tengah masyarakat. Karena itu, adaptasi kebiasaan baru dengan disiplin dan mematuhi pelaksanaan protokol kesehatan menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan aktifitas.
“Kita berharap tetap aman dari Covid-19. Karena itu, ada beberapa hal implementasi dari protokol kesehatan yang harus kita lakukan. Bagaimana kita senantiasa selalu menjaga jarak dengan siapapun saat kita berinteraksi. Lalu, menggunakan masker saat menjalankan segala aktifitas di luar rumah. Dan, sering cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Atau selalu membawa handsenitizer dalam setiap aktifitas kegiatan,” ungkap dia. (sobirin)
Rincian Kasus Penambahan 14 Kasus Sembuh dan 10 Kasus Positif di Kaltim Tanggal 16 Juni 2020 :
KASUS SEMBUH
A. Kutai Kartanegara 1 Kasus
1. KKR 51 (laki-laki 34 tahun) merupakan kasus yang selama ini dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan sejak tanggal 3 Juni 2020.
B. Paser 3 Kasus
1. 3 kasus dari kluster Gowa. PSR 11 (wanita 30 tahun), merupakan kasus yang selama ini telah dirawat di Pusat Karantina Covid-19 Paser sejak tanggal 3 Mei 2020. PSR 14 (laki-laki 30 tahun) merupakan kasus yang selama ini dirawat di Pusat Karantina Covid-19 Paser sejak tanggal 4 Mei 2020. PSR 15 (laki-laki 22 tahun), merupakan kasus yang selama ini dirawat di Rumah Sakit Panglima Sebaya sejak tanggal 12 Mei 2020.
C. Balikpapan 5 Kasus
1. BPN 68 (laki-laki 39 tahun), BPN 75 (laki-laki 26 tahun), BPN 80 (laki-laki 20 tahun), BPN 76 (laki-laki 26 tahun) dan BPN 77 (laki-laki 32 tahun). Seluruhnya kasus selama ini dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.
D. Samarinda 5 Kasus
1. SMD 52 (laki-laki 30 tahun), SMD 53 (laki-laki 24 tahun), SMD 54 (laki-laki 23 tahun), SMD 55 (laki-laki 44 tahun), dan SMD 56 (laki-laki 37 tahun). Ini merupakan kasus dari kluster Makassar, yang selama ini telah dirawat di Rumah Sakit Karantina Bapelkes Samarinda sejak tanggal 9 Juni 2020.
KASUS POSITIF
A. Kutai Barat 1 Kasus
1. KBR 26 (laki-laki 28 tahun) merupakan kasus OTG pelaku perjalanan dari Makassar, yang akan kembali bekerja di Kutai Barat. Kasus melakukan pemeriksaan Covid-19 di Balikpapan dan terkonfirmasi positif. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Umum Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.
B. Balikpapan 6 Kasus
1. BPN 101 (wanita 50 tahun) merupakan kasus PDP yang ditetapkan oleh DPJP dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan. Sekarang kasus dirawat di Rumah Sakit Umum Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.
2. BPN 102 (laki-laki 40 tahun) merupakan OTG pelaku perjalanan dari Sumatera, yang akan kembali ke Sumatera. Kasus dirawat di Rumah Sakit Umum Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.
3. BPN 103 (laki-laki 33 tahun) merupakan OTG yang akan melakukan perjalanan ke Jakarta. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.
4. BPN 104 (laki-laki 20 tahun) merupakan kasus OTG yang tidak diketahui riwayat kontak dan tidak ada perjalanan keluar Kota Balikpapan. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan.
5. BPN 105 (laki-laki 24 tahun) merupakan OTG kontak erat BPN 93 dari kluster Kampung Baru. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Tentara Hardjianto Balikpapan.
6. BPN 106 (laki-laki 37 tahun) merupakan OTG yang akan kembali ke Jakarta. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Siloam Balikpapan.
C. Samarinda 3 Kasus
1. SMD 60 (laki-laki 36 tahun) merupakan kasus OTG pelaku perjalanan dari Ternate. Kasus dirawat di Rumah Sakit Karantina Bapelkes Samarinda.
2. SMD 61 (wanita 8 tahun) merupakan PDP pelaku perjalanan dari Jawa Timur dan juga kontak erat dari SMD 59. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Karantina Bapelkes Samarinda.
3. SMD 62 (wanita 39 tahun) merupakan OTG pelaku perjalanan dari Jakarta. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Karantina Bapelkes Samarinda.
(Sumber Data : Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur)



