Terkendala Anggaran, DPRD Samarinda Sebut Pembangunan Kolam Retensi Pampang Tetap Berjalan

SAMARINDA – Upaya Pemerintah Kota Samarinda mempercepat penanganan banjir melalui pembangunan kolam retensi di kawasan Pampang masih menghadapi kendala keterbatasan anggaran. Kondisi tersebut membuat proyek yang dirancang dalam skala besar belum dapat dikerjakan secara menyeluruh.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Samarinda, Arie Wibowo, mengatakan pembangunan kolam retensi tetap berjalan, namun luas lahan yang dapat dikerjakan saat ini masih jauh dari rencana awal karena kemampuan anggaran daerah yang terbatas.

“Memang kita punya, kota ini lagi bikin kolam retensi di Pampang. Cuma memang kendala anggaran untuk sekarang. Yang harusnya sekitar 100 hektare, kayaknya baru bisa dikerjakan sekitar tiga atau empat hektare,” ujar Arie, Senin (3/8/2026).

Ia menegaskan proyek tersebut bukan mangkrak, melainkan mengalami penundaan karena keterbatasan pendanaan. Menurutnya, pemerintah tetap memiliki komitmen untuk melanjutkan pembangunan ketika kondisi fiskal memungkinkan.

“Jadi paling enggak itu belum bisa selesai semua. Bukan terbengkalai ya, karena memang anggarannya enggak ada, jadi belum ke situ larinya,” katanya.

Arie menilai keberadaan kolam retensi menjadi salah satu infrastruktur penting dalam mengurangi risiko banjir, khususnya di kawasan yang kerap terdampak limpasan air saat curah hujan tinggi. Karena itu, diharapkan pembangunan dapat dilanjutkan secara bertahap seiring membaiknya kemampuan keuangan daerah, sehingga fungsi pengendalian banjir dapat berjalan lebih optimal.

“Kalau anggarannya sudah memungkinkan, tentu pembangunan ini harus dilanjutkan supaya manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ucap dia. (ah/gs/adv)

Penulis: Annisa Hidayah

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker