
KUKAR – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani bersama wakil ketua dan anggota DPRD turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jalan AM Alimuddin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Selasa (6/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, DPRD Kukar melihat langsung kondisi permukiman terdampak kebakaran, sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga yang menjadi korban. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan DPRD kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut berdampak terhadap sekitar 62 Kepala Keluarga (KK). Kondisi warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran menjadi perhatian DPRD Kukar.
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani mengatakan, kedatangan pihaknya ke lokasi merupakan bentuk kepedulian, sekaligus upaya melihat langsung kondisi masyarakat setelah kebakaran. “Alhamdulillah, hari ini kami dari DPRD Kutai Kartanegara bersama-sama melihat dan meninjau langsung lokasi kejadian kebakaran. Tentu ini menjadi duka kita semua, khususnya masyarakat Kutai Kartanegara,” ujar Ahmad Yani.
Ia mengatakan, bantuan yang disalurkan berasal dari seluruh anggota DPRD Kukar. Meski diberikan sesuai kemampuan, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak. “Tadi kami juga secara simbolis memberikan bantuan, apa adanya dan semampunya, dari seluruh anggota DPRD Kutai Kartanegara. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak,” katanya.
Ahmad Yani mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan turut membantu warga korban kebakaran. Penanganan terhadap masyarakat terdampak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian bersama. “Ini juga menjadi contoh bagi masyarakat lainnya yang memiliki rezeki lebih agar dapat bersama-sama memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” tuturnya.
Ahmad Yani menilai kondisi lokasi kebakaran perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Kepadatan permukiman dan keterbatasan akses jalan menjadi sejumlah persoalan yang perlu diperhatikan agar penanganan kebakaran ke depan dapat dilakukan lebih cepat. Akses jalan yang memadai sangat penting, agar kendaraan pemadam kebakaran dapat menjangkau kawasan permukiman dengan cepat ketika terjadi kebakaran.
“Kita berharap kawasan ini dapat segera dipulihkan, diperbaiki, dan ditata kembali. Pemerintah harus memastikan fasilitas umum dan fasilitas sosial tersedia secara memadai di kawasan permukiman,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kukar Fadlon Nisa mengatakan, masyarakat yang menjadi korban kebakaran saat ini membutuhkan dukungan, agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik. “Namanya masyarakat yang sedang terkena musibah, tentu yang paling utama adalah bagaimana bantuan yang kita berikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban mereka. Itu yang bisa kita lakukan saat ini,” kata Fadlon.
Ia menambahkan, DPRD bersama pemerintah daerah nantinya perlu membahas langkah lanjutan terkait kondisi warga, termasuk kemungkinan relokasi maupun pembangunan kembali rumah yang terdampak. Kondisi permukiman yang berdekatan turut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan api cepat merambat. Kondisi cuaca kering dan arah angin juga disebut memengaruhi meluasnya kebakaran.
“Mudah-mudahan pemerintah kabupaten bersama DPRD dapat mencari solusi terbaik sesuai dengan harapan masyarakat, termasuk terkait kemungkinan relokasi maupun pembangunan kembali rumah warga ke depannya,” ujarnya.
DPRD Kukar berharap penanganan pascakebakaran dapat dilakukan secara baik dan terkoordinasi, sehingga warga terdampak segera memperoleh bantuan serta tempat tinggal yang layak. “Kami berharap penanganannya terkoordinasi dengan baik,” katanya. . (adv/ar/dprd kukar)
Editor : Abdul Rahman



