
SAMARINDA – Pemuda pengangguran, Murhum alias Balak (22) yang terjun dari Jembatan Mahkota 2 masih belum ditemukan. Pada hari kedua, pencarian oleh Tim SAR Gabungan sejak pukul 07.00 WITA, Senin (5/8) hingga sore, dengan radius 1 kilometer masih nihil. Salah satu penyebabnya, lalulintas padat dan derasnya arus Sungai Mahakam.
Bahkan keluarga korban sampai menggunakan jasa orang pintar untuk menemukan jenazah Murhum, warga Jalan Gotong Royong RT 43 Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran.
Mereka menggunakan satu plastik kembang yang telah diberi doa, kemudian dibuang ke sungai dengan arah berbeda. Selain itu, keluarga korban meletakan bantal dan pakaiaan korban di tepi sungai, dengan harapan jenazah korban segera keluar dari dalam Sungai Mahakam.
Sementara itu, Tim SAR Gabungan dari Basarnas, BPBD Kota Samarinda dan relawan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Dengan menggunakan 8 unit rubber boat, petugas Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran kearah muara sungai secara bergantian. Dengan harapan bisa menemukan jenazah korban di kawasan muara Sungai Mahakam.
Sayangnya, arus deras Sungai Mahakam dan padatnya lalulintas kapal membuat pencarian korban masih belum berhasil.
“Kendalanya tadi itu, arusnya terlalu kencang dan jarak pencarian sekitar 4 mil dari lokasi kejadian,” ungkap petugas SAR, Rasman.
Hingga Senin sore, Tim SAR Gabungan hanya melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan rubber boat maupun speed boat. Sedangkan penyelaman maupun pembuatan gelombang tidak dilakukan, karena dinilai tidak efektif.
Koordinator Operasional SAR Samarinda Dede Hariana mengatakan bahwa Tim SAR hanya melakukan pencaharian dengan penyisiran.
Sesuai standart prosedur pencarian, lanjut dia, pihaknya akan melakukan pencarian selama 7 hari ke depan. Jika tidak ditemukan hingga batas waktu tersebut, maka operasi SAR akan dihentikan.
“Arusnya sangat deras dan juga terhambat lalulintas kapal yang lewat di Sungai Mahakam ini. Kalau menurut search plening kita, korban sudah jauh sekitar satu notikal mil atau dua notikal mil,” kata dia.
Pencarian korban akan dilanjutkan pada Selasa (6/8) pagi hingga sore. Dan akan dilakukan perluasan lokasi pencarian. (maman)



