TB Syarasd Satu Tenggelam, 8 ABK Berhasil Dievakuasi

BALIKPAPAN – Tim Gabungan dari Kantor SAR Balikpapan dan Polairud Polda Kaltim berhasil mengevakuasi 8 Anak Buah Kapal (AKB) TB Syarasd Satu, pada Minggu (7/3/2021)  dini hari. Kapal TB Syarasd Satu dikabarkan tenggelam di Perairan Muara Pegah Kabupaten Kutai Kartanegara.

8 ABK  itu tiba di Dermaga Somber pukul 17.31 WITA. Mereka langsung menjalani pemeriksaan kesehatan di Poliklinik Dermaga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kota menyampaikan bahwa semua ABK sudah berhasil dievakuasi. Saat ini mereka menjalani pemeriksaan  kesehatan.

“Untuk tindakan lebih lanjutnya, kita serahkan ke Dir Polairud Polda Kaltim untuk menyelidiki penyebab pasti tenggelamnya TB Syarasd,” kata Melkianus, Minggu (7/3/2021).

Sebelumnya, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan menerima informasi tenggelamnya Kapal TB Syarasd Satu dari VTS KSOP Balikpapan sekitar pukul 11.36 WITA. Kapal itu dikabarkan mesinnya mati dan tenggelam di Perairan Muara Pegah Minggu (7/3/2021).

“Sekira pukul 03.00 WITA, Minggu dinihari, Kapal TB Syarasd Satu mendadak mengalami trouble engine. Hitungan detik, air laut masuk ke dalam dek kapal. Semakin lama semakin memenuhi seluruh badan kapal. Akhirnya, kapal dengan 9 orang awak kapal ini tenggelam,” kata Melkianus.

Beruntung, kata dia, peristiwa tersebut sempat terlihat Anak Buah Kapal (ABK) Kapam Hermes I yang segera melakukan penyelamatan.

“Informasi yang kami terima saat itu, Kapal Hermes I melihat Kapal TB Syarasd Satu tenggelam dan ada korban terapung. Dari sana 8 orang berhasil dievakuasi,” jelasnya.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, lanjut dia, Kantor SAR Balikpapan langsung melakukan evakuasi menggunakan KN Wisanggeni. Dan, mengevakuasi para korban yang telah diselamat Kapal Hermes 1.

“Sekitar pukul 15.15 WITA, para korban akhirnya berhasil dievakuasi dari Kapal Hermes 1 ke KN Wisanggeni. Para korban dibawa ke Dermaga Somber Balikpapan,” kata Melkianus.

Sementara itu, Nahkoda Kapal TB Syarasd Satu Rustam kepada petugas  mengatakan bahwa kapalnya berangkat dari Balikpapan menuju Palu.  Ditengah perjalanan, tiba-tiba cuaca buruk. Lalu, memutuskan kembali ke Balikpapan.

“Dalam perjalanan, cuaca semakin berat. Sehingga saya putuskan untuk mengikat kapal disamping tongkang,” kata Rustam.

Menurut dia, sekitar pukul 07.00 WITA, kondisi cuaca sudah membaik. Kemudian, memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Balikpapan. Namun, saat itu kondisi kapal sudah keadaan bocor.

“Sekitar pukul 10.00 WITA, air sudah memenuhi kapal. Sehingga diputuskan mengikat kapal ditongkang. Semua barang yang bisa diselamatkan ditaruh diatas tongkang, hingga akhirnya kapal tenggelam. Saat ini kapal masih tergantung di bawah ponton, seperti jangkar,” kata Rustam.

Dia mengaku sempat melakukan komunikasi dengan kapal yang melintas sebelum kapal tenggelam. Salah satunya Kapal Hermes 1, yang posisinya paling dekat dengan kapalnya.

“Meski mereka tidak bisa membantu menyelamatkan kapal yang tenggelam, namun kami berterima kasih, karena mereka berhasil menyelamatkan seluruh ABK,” kata Rustam. (maman)

 Data Korban Kapal TB Syarasd Satu

1. Nama : Dwi Wahyudi (L/24)

Alamat : Bangkala

2. Nama : Rustam (L/49)

   Alamat : Palu Barat

3. Nama : Sandy Prastyo (L/26)

    Alamat : Kebonsari

4. Nama : Firmansyah  (L/24)

    Alamat : Panyangkalang

5. Nama : Nanang (L/53)

    Alamat : Balikpapan Tengah, Sumber Rejo

6. Nama : Fadil M K (L/23)

    Alamat : Lambupeo, Bangkala

7. Nama : Supriadi (L/21)

    Alamat : Dusun BT Limbong

8. Nama :  Janwar S (L/28)

    Alamat :  Tamalalang, Barombong

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker