DPRD Samarinda Jadwalkan Pemanggilan PUPR Bahas Kendala Operasional Terowongan

SAMARINDA – Komisi III DPRD Kota Samarinda tengah menjadwalkan pemanggilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) guna memperoleh penjelasan terkait progres penerbitan izin operasional Terowongan Samarinda yang hingga kini belum dapat difungsikan untuk masyarakat.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari inspeksi mendadak (sidak) yang sebelumnya dilakukan dewan ke lokasi proyek. Menurutnya, DPRD perlu mendapatkan informasi yang lebih rinci mengenai tahapan proses administrasi yang saat ini berjalan di tingkat kementerian.

“Kami sudah mengagendakan untuk memanggil teman-teman PUPR. Kami ingin mengetahui sejauh mana proses penerbitan izin dan sertifikat laik fungsi di kementerian, termasuk kendala-kendala yang mungkin masih dihadapi,” ujar Abdul Rohim, Selasa (16/6/2026).

Ia menjelaskan, secara fisik pembangunan terowongan pada dasarnya telah rampung. Jika masih terdapat pekerjaan tambahan, kata dia, sifatnya hanya berupa penyempurnaan atau perbaikan minor yang tidak berkaitan langsung dengan kelayakan penggunaan terowongan.

“Kalau secara fisik sebenarnya sudah selesai. Kalaupun masih ada perbaikan, itu sifatnya minor dan bukan pekerjaan utama lagi. Dari informasi yang kami terima, terowongan tersebut sebenarnya sudah layak digunakan,” katanya.

Meski demikian, Rohim menegaskan bahwa operasional terowongan belum dapat dilakukan sebelum terbitnya Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan izin pemanfaatan dari pemerintah pusat. Persyaratan administratif tersebut menjadi faktor utama yang membuat fasilitas publik tersebut belum dibuka untuk masyarakat.

Menurutnya, DPRD ingin memastikan pada tahapan mana proses pengajuan izin saat ini berada. Dengan mengetahui posisi dan kendala yang dihadapi, dewan dapat memberikan masukan ataupun dukungan yang diperlukan agar proses berjalan lebih cepat.

“Kami ingin tahu apakah ada dokumen yang masih perlu dilengkapi atau justru kendalanya berada di tingkat pusat. Informasi itu penting supaya kita bisa membantu mencarikan solusi,” jelasnya.

Rohim menilai percepatan operasional terowongan menjadi hal yang penting mengingat tingginya ekspektasi masyarakat terhadap kehadiran infrastruktur tersebut.

Apalagi Kata Rohim pembangunan fisik trowongan ith sudah lama menjadi perhatian publik dan dinantikan manfaatnya oleh warga Kota Samarinda, utamanya dalam mengurai kemacetan yang kerap terjadi di areal sekitar.

“Teman-teman di DPRD berharap terowongan ini bisa dimanfaatkan tahun ini. Harapan masyarakat juga sangat besar karena mereka melihat pembangunan fisiknya sudah selesai dan ingin segera merasakan manfaatnya,” tutupnya. (ah/gs/adv)

Penulis: Annisa Hidayah

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker