
KUTAI KARTANEGARA – Program pembinaan atlet yang digulirkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Kartanegara (Kukar) kini diarahkan hingga ke wilayah hulu, meski masih berhadapan dengan keterbatasan anggaran. Langkah ini menjadi komitmen agar pembinaan dan pencarian atlet baru tidak hanya berpusat di kota, tetapi merata hingga ke pesisir dan pedalaman.
Ketua KONI Kukar, Chairil Anwar menyebut bahwa perluasan program pembinaan telah menjadi bagian dari misi sejak dirinya mencalonkan diri sebagai Ketua Umum. Meski tidak berjalan dengan dukungan dana besar, program tetap mulai digerakkan agar potensi muda di daerah mendapat ruang berkembang. Pusat pencarian atlet tidak boleh hanya terfokus di Tenggarong dan sekitarnya.
“Terkait pemberdayaan di daerah hulu, hal tersebut sudah saya masukkan dalam misi ketika mencalonkan diri sebagai Ketua Umum KONI. Saya telah menantang cabang-cabang olahraga yang memiliki potensi regenerasi agar tidak hanya mencari atlet dari Tenggarong, Tenggarong Seberang, atau Loa Kulu,” ujarnya, Jumat (28/11/2026).
Chairil menilai, minat dan kemampuan atlet di wilayah pesisir dan pedalaman perlu disentuh langsung melalui kegiatan pembinaan lapangan. “Silakan bergerak ke pedalaman dan ke wilayah pesisir. Program ini sebenarnya direncanakan berjalan tahun depan, namun saat ini masih terkendala anggaran,” jelasnya.
Dia menyebut koordinasi dengan berbagai Cabor mulai berjalan sambil menunggu dukungan pembiayaan yang lebih kuat. “Saya sudah berbicara dengan beberapa cabor untuk melaksanakan kegiatan di daerah-daerah, misalnya tiga hari di Kenohan, beberapa hari di Kota Bangun, terutama untuk cabor seperti bulu tangkis, voli, dayung, tinju, atau gulat, cabor yang dulu juga pernah saya geluti pada tahun 80–90-an,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dispora Kukar Syafliansyah, menekankan bahwa pemerataan pembinaan merupakan bagian dari tujuan besar pembangunan atlet daerah. Dispora akan mendukung arah program yang selama ini dikembangkan KONI, terutama memberi akses pembinaan yang lebih luas.
“Kami ingin perkembangan olahraga tidak hanya terpusat di kota, sehingga Dispora siap mendampingi langkah perluasan ini agar pembinaan atlet bisa menjangkau wilayah lebih jauh,” ungkap dia. (adv/pur/Dispora Kukar)



