
SAMARINDA – Untuk menekan tingkat kebocoran Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) di sektor perparkiran, Walikota Samarinda Andi Harun membuat terobosan menerapkan sistem e-Parking. Dan, terobosan itu banyak diapresiasi sejumlah pihak. Salah satunya dari DPRD Kota Samarinda.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda Hj Laila Fatihah berharap Pemkot Samarinda lebih gencar lagi mensosialisasikan penerapan sistem e-Parking. Supaya masyarakat dapat mengetahui kalau parkir telah disediakan pembayaran non tunai.
“Penerapan e-Parking ini mesti instens disosialisasikan ke masyarakat,” kata dia beberapa waktu lalu.
Selain itu, kata dia, Pemkot Samarinda juga mesti meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan-pelatihan khusus untuk juru parkir e-Parking. “Supaya tidak gaptek, juru parkir e-Parking mesti mengikuti pelatihan,” ujar dia. (adv)



