
SAMARINDA – Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda Deni Hakim Anwar menyarankan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menjalin kerjasama dengan perusahaan di Kota Samarinda. Kerjasama iini untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas menambah sumber anggaran.
Hal itu disampaikan Deni Hakim Anwar saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Kora Samarinda dengan Dinasker Samairnda, Jumat (5/8/2022) lalu.
“Sebenarnya kita memiliki jumlah perusahaan yang luar biasa. Nah, sekarang bagaimana perusahaan itu bisa mendukung dan mengembangkan program di Disnaker,” ungkap Deni Hakim Anwar, beberapa waktu lalu.
Dia menyampaikan bahwa anggaran di Disnaker Samarinda sangat minim, sekitar Rp8 miliar per tahun. “Anggaran tersebut 50 persen untuk gaji rutin. Sisanya, dialokasikan untuk kebutuhan seperti pengembangan tenaga kerja dan sejenisnya,” ucap dia.
Menurut dia, Disnaker Samarinda telah mengusulkan dana tambahan di anggaran tahun 2023. “Kita di dewan akan berusaha ada penambahan anggaran. Karena Komisi IV hanya bisa mendukung dan mengusulkan. Pada anggaran tahun 2023, Disnaker mengusulkan sekitar Rp10 miliar. Naik sekitar Rp2 miliar,” jelas dia.
Deni menyampaikan ada beberapa cara mewujudkan program pelatihan tanpa membebani APBD Kota Samarinda. Misal, menjalin kerjasama dengan perusahaan.
Selain itu, kata dia, Disnaker juga bisa memanfaatkan CSR perusahaan untuk pengembangan kualitas sumber daya tenaga kerja Samarinda. (ADV)



