
SAMARINDA – Banyak cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk menunjukan keperduliannya kepada sesama. Ada yang menyumbang alat medis untuk para tenaga medis, memberikan sembako kepada warga tidak mampu atau membantu para penjahit untuk tetap eksis di tengah mewabahnya Covid 19 saat ini.
Namun, berbeda dengan yang dilakukan Alumni SMP Muhamadiyah Samarinda. Mereka membantu para pedagang makanan di Kota Samarinda, sekaligus membantu warga Kota Samarinda yang masih berkerja saat ini.
Mereka melihat para pedagang makanan ini tidak tersentuh. Banyak dari mereka gulung tikar akibat tidak ada pembeli. Selain itu, banyak masyarakat Kota Samarinda masih berkerja di lapangan, seperti pengemudi ojek, supir angkot, buru pelabuhan dan para jurnalis.
“Kami bantu para pedagang makanan untuk membuatkan makanan para buruh, gojek dan wartawan . Kami serahkan uangnya saja, biar mereka membagikan kepada buruh, ojek dan jurnalis,” kata Koordinator Aksi Peduli Alumni SMP Muhamadiyah Samarinda Azis, Rabu (15/4).
Selain itu, dia menghindari pembagian yang mengumpulkan orang banyak. Karena berpotensi terjadinya kerumunan massa.
Tahap awal, membantu 5 warung makan untuk membuatkan makanan kepada buruh, tukang ojek dan jurnalis.
“Saat ini, kami minta warung makan itu membuatkan makanan dengan porsi sedang untuk 30-50 orang dalam sehari. Aksi ini akan kami laksanakan selama dua hari. Kedepan akan kami laksanakan lagi , dengan berbagai evaluasi. Yang masih kurang baik akan diperbaiki, sedangkan yang baik akan ditambah,” ucap Ajis. (maman)



