TNI Manunggal Mulai Bangun 2 Jembatan di Perbatasan

NUNUKAN – Dua sasaran pembangunan desa oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) wilayah perbatasan ke 105 Kodim 0911/Nunukan mulai dikerjakan. Seperti  pembuatan dua jembatan di 2 desa.

Dandim 0911/Nunukan, Letkol Abdillah Arif mengatakan meski pembukaan TMMD ke-105 digelar 10 Juli, namun  tim TMMD Kodim 0911/Nunukan sudah mulai melakukan pekerjaan. Supaya, hasil pekerjaannya maksimal dan selesai tepat waktu.

“Pekerjaan jembatan pertama tahap finishing, dengan  kemajuan pekerjaan 60 persen. Sedangkan jembatan kedua, pengerjaan bagesting lantai atas dengan kemajuan 35 persen,” ungkap dia, Senin (8/7).

Selain itu, kata dia, komunikasi TNI dan masyarakat di desa perbatasan mulai dilakukan. Saat ini, sejumlah warga mulai akrab dengan TNI yang membawa program TMMD tersebut.

“Kita lihat dari komunikasi sosial, warga Desa Lapri menghidangkan makanan bagi TNI yang bekerja dan bersama-sama ikut membantu,” terangnya.

Menurut dia, tanpa kerjasama dengan masyarakat, kegiatan ini tidak berjalan maksimal. Karena itu, kegiatan sasaran fisik pra TMMD dapat berjalan baik. Dan disela-sela kegiatan maupun istirahat, komunikasi sosial sangat efektif.  Sehingga keakraban TNI dan rakyat semakin erat.

Dia menyampaikan, bahwa program TMMD ini bekerja sama dengan Pemerintah Daerah di wilayah perbatasan RI–Malaysia  Desa Lapri dan Desa Seberang Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

Selain 2 jembatan itu, kata dia,  pihaknya saat ini sedang mengerjakan pemasangan keramik untuk dinding dan pembersihan sekeliling MCK. Warga Desa Lapri diharapkan semakin sadar terhadap kebersihan. Sebab, selama ini sebagian besar warga  di daerah pedalaman belum memiliki MCK memadai. Mereka masih banyak memanfaatkan aliran sungai sebagai MCK. Maka itu, dengan dibangunnya MCK di Desa Lapri,  mereka dapat meninggalkan sungai sebagai MCK.

Dia mengatakan, bahwa program TMMD adalah salah satu program bakti yang dilaksanakan TNI dalam membangun sarana dan prasarana desa.  Keterlibatan seluruh elemen masyarakat adalah bukti kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Sinergitas TNI bersama masyarakat memang sering dilakukan dalam pekerjaan fisik di TMMD ini. Dan yang dilakukan saat ini adalah bersama masyarakat Desa Lapri Kecamatan Sebatik Utara dengan melakukan estafet melangsir adukan material untuk di suplai ke pengerjaan jembatan,” pungkasnya. (koran kaltara)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker