UMKM Muda Diberi Panggung Lebih Luas Lewat Pekan Pesta Rasa 2025

KUTAI KARTANEGARA – Pekan Pesta Rasa 2025 dipastikan menjadi momentum penting bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) muda di Kutai Kartanegara. Acara digelar pada 19–22 November di Taman Kota Raja Tenggarong. Acara tersebut dirancang sebagai ruang inovasi mempertemukan pelaku usaha dengan publik, komunitas kreatif, serta instansi pemerintah.

Selama empat hari, mulai pukul 16.00 hingga 20.00 Wita, pengunjung akan melihat langsung ragam produk kreatif, demo wirausaha, hingga aktivitas edukatif yang dikemas lebih segar dari tahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya sekadar memamerkan sajian kuliner khas daerah, Pekan Pesta Rasa disusun untuk menjadi arena pembinaan yang melibatkan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah.

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara turut mengambil peran penting. Khususnya mendampingi dan memperkuat kapasitas para pelaku usaha muda.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menyampaikan, bahwa tahun ini pihaknya mengambil langkah lebih terstruktur dalam menyeleksi UMKM muda yang terlibat. Pelaku usaha harus memiliki kesiapan produk dan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar saat ini.

“Kami bantu kurasi UMKM, karena pelaku usaha muda ini perlu difasilitasi untuk bisa men-display produk mereka. Di acara itu juga disiapkan pelatihan dan workshop sebagai tambahan pembekalan,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Selain menjadi ruang promosi, kata dia, acara ini disebut akan menjadi titik awal terbentuknya kerja sama baru antar pelaku usaha muda. “Interaksi langsung antar UMKM diyakini dapat membuka peluang kolaborasi maupun pengembangan bisnis yang sebelumnya belum terbangun,” katanya.

Dery menilai bahwa momentum ini penting untuk mempercepat penyusunan database wirausaha muda Kukar sehingga program pendampingan ke depan lebih terfokus. “Kegiatan ini jadi ajang silaturahmi dan pengenalan produk antar-UMKM, khususnya generasi muda yang baru merintis. Fokus kami adalah kolaborasi data dan dukungan bagi UMKM muda. Harapannya, ke depan bisa terbentuk satu data atau big data khusus pelaku UMKM di Kukar,” jelasnya.

Menurut dia, atmosfer kegiatan juga diperkaya dengan program dari sektor ekonomi kreatif lewat kolaborasi bersama Dispar Kukar. Pertunjukan seni, lomba kreatif, hingga sesi pelatihan lintas bidang akan tampil bergantian untuk menambah dinamika acara. “Selain memberikan hiburan bagi pengunjung, berbagai aktivitas ini diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi UMKM dalam mengembangkan karakter produk dan brand mereka,” ucap dia.

Dia menilai bahwa membuka ruang kreatif semacam ini sangat penting untuk mendorong pertumbuhan UMKM muda. “Banyak pelaku usaha yang memiliki potensi besar, namun kesulitan menemukan tempat yang bisa menampung karya atau produknya secara layak,” katanya.

Karena itu, kata dia, Pemerintah Kabupaten Kukar berupaya menghadirkan lebih banyak agenda yang memberi kesempatan serupa. “Tujuannya agar mereka bisa memperkenalkan produk dan brand-nya lebih luas, sekaligus meningkatkan daya saing melalui program penguatan,” ungkap dia. (adv/pur/Dispora Kukar)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker