Kenalkan Program Pushbike, Ini Penjelasan Dispora Kukar

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperkenalkan Program Pushbike di Kukar. Apa itu Program Pushbike? Pushbike atau balance bike merupakan jenis kegiatan olahraga dan pembelajaran menggunakan sepeda tanpa pedal dan rantai yang dirancang khusus untuk anak usia dini (sekitar 18 bulan hingga 5 tahun). Anak-anak menjalankan sepeda ini dengan mendorong menggunakan kaki mereka sambil melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh secara alami.

“Program itu merupakan cara baru memperkenalkan olahraga. Pendekatannya menyenangkan. Anak-anak dapat belajar keberanian, keseimbangan dan koordinasi tubuh tanpa ada tekanan kompetisi. Pushbike ini sederhana. Tetapi memiliki manfaatnya besar,” kata Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, Selasa (4/11/2025).

Menurut dia, pembiasaan seperti ini penting sebagai pondasi pembinaan olahraga. Anak-anak terbiasa aktif secara fisik sejak kecil. “Anak-anak akan lebih siap mengikuti kegiatan olahraga terarah di masa depan. Kami ingin mereka tumbuh dengan fisik dan mental kuat sejak dini,” ungkap dia.

Tujuan utama program pushbike adalah melatih keseimbangan dan koordinasi anak sejak dini, yang merupakan fondasi penting untuk keterampilan fisik lainnya. Membangun kepercayaan diri dan kemandirian pada anak, karena mereka belajar mengendalikan sepeda sendiri tanpa takut jatuh berkat posisi duduk yang rendah dan kaki yang mudah menapak tanah.

Kemudian, mengembangkan keterampilan motorik kasar,  seperti berjalan, berlari, dan mendorong,  serta memperkuat otot kaki dan tangan. Mempermudah transisi ke penggunaan sepeda berpedal roda dua di kemudian hari, karena anak sudah menguasai aspek keseimbangan.

Lalu, meningkatkan konsentrasi dan fokus anak saat mereka mengarahkan sepeda dan menghindari rintangan. Mendorong aktivitas fisik di luar ruangan untuk melawan kecenderungan bermain gawai, yang berdampak positif pada kesehatan fisik (mengurangi risiko obesitas, meningkatkan kesehatan jantung) dan mental anak.

Selanjutnya, membangun karakter dan mental juara melalui latihan yang terstruktur dan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kompetisi yang tersedia di berbagai daerah. Serta, mempererat ikatan (bonding) antara orang tua dan anak melalui pendampingan dan dukungan saat berlatih.

Dia mengungkapkan bahwa program pushbike menjadi bagian sistem pembinaan berjenjang Dispora Kukar. “Bagi anak-anak yang menunjukkan bakat, kami menyiapkan jalur pendampingan dan pelatihan lanjutan di bawah bimbingan pelatih berlisensi,” jelas dia.

Aji Ali Husni menyampaikan bahwa Dispora Kukar telah berkerjasama dendgan Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI). Ini untuk memastikan kesinambungan pembinaan.  “Anak-anak berbakat dari program ini nanti bisa masuk ke tahap pembinaan resmi saat usia mereka mencukupi. Kami berharap kegiatan sederhana seperti pushbike, dapat melahirkan generasi baru mencintai olahraga sejak kecil dan menjadi bibit unggul olahraga daerah,” ungkap dia. (adv/gs/Dispora Kukar)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker