Update Terbaru, 64 Tenaga Medis RSUD AW Syahranie Diistirahatkan

SAMARINDA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AW Syahranie menyampaikan ada penambahan jumlah tenaga medis yang diistirahatkan dan melakukan isolasi mandiri di rumah. Sebelumnya disampaikan ada 50 tenaga medis, kini bertambah menjadi 64 tenaga medis. Karena, telah kontrak dengan pasien yang hasil rapid testnya reaktif.

“Sebelumnya kami sampaikan ada 50 tenaga medis. Saat ini tenaga medis yang diistirahatkan berjumlah 64 orang. Saat ini semuanya sudah diistirahatkan atau melakukan isolasi secara mandiri di rumah,” kata Plt Direktur RSUD AW Syahranie dr David Masjhoer, Rabu (29/4).

Menurut dia, tim medis yang diistirahatkan umumnya para tim medis bidang tindakan yang melakukan operasi, pembiusan dan tindakan lain terhadap satu pasien yang hasil rapid test-nya reaktif usai menjalani operasi.

“Meskipun hasil rapid test  reaktif,  tetapi pasien ini belum dinyatakan positif. Namun,  pasien kita pindah ke ruang isolasi untuk menunggu hasil swab,” ungkap dia.

Dia menjelaskan, langkah mengistirahatkan para medis tersebut, karena manajen rumah sakit ingin mencegah penularan di rumah sakit.

“Di rumah sakit tidak boleh terjadi penularan Covid-19. Sehingga keputusan ini kami terapkan.  Untuk semua  petugas ini akan kami lanjutkan dengan melakukan  rapid test pada hari ke-7 dan ke-10,” katanya.

Menurut dia, apabila hasil rapid tesnya tidak menunjukkan tanda-tanda reaktif, maka mereka akan kembali bertugas seperti biasanya.

“Rumah sakit akan memberlakukan screening ketat bagi para pasien yang akan masuk.
Khususnya pasien-pasien tetap yang akan melakukan tindakan operasi dan pembiusan. Karena tindakan seperti itu berpotensi terjadi kontak atau penularan,” tegasnya.

Dia meminta masyarakat yang ingin berobat harus benar-benar menyampaikan data riwayat perjalanan atau penyakit yang jelas. “Kita meminta kejujuran pasien yang berobat ke rumah sakit. Supaya tenaga medis siap dan pelayanan kesehatan dapat berjalan sebagaimana mestinya. Tolong social distancing, jaga jarak, pakai masker, dan jaga kesehatan,” ungkap David. (maman)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker