Pemkab Berau Dorong Biatan Kembangkan Potensi Lokal

BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendorong Kecamatan Biatan agar tidak hanya menjadi wilayah penghasil komoditas, tetapi mampu mengembangkan potensi lokal menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan Biatan memiliki sejumlah potensi yang dapat dikembangkan. Mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan hingga budidaya. Potensi tersebut dinilai perlu dikelola secara berkelanjutan agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Salah satu sektor yang mulai mendapat perhatian ialah budidaya ikan air tawar. Program tersebut telah berjalan sejak 2025 melalui penebaran sekitar 3.000 bibit ikan nila dan pembangunan enam unit kolam budidaya.

Menurut Sri Juniarsih, pengembangan budidaya ikan tidak cukup berhenti pada produksi. Pemerintah juga perlu memastikan hasil panen memiliki pasar agar mampu menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan.

“Potensi ini harus kita kembangkan agar bisa menjadi motor penggerak ekonomi, membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah juga akan membantu mencarikan pasarnya,” katanya saat wawancara beberapa waktu lalu.

Selain pengembangan ekonomi, pemerintah daerah juga melanjutkan pembangunan infrastruktur untuk menunjang aktivitas masyarakat Biatan. Pada 2026, salah satu program yang mendapat dukungan anggaran cukup besar ialah lanjutan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Biatan Lempake) dengan anggaran sekitar Rp18 miliar.

Dukungan pembangunan juga diarahkan pada jalan poros Kampung Biatan Baru, jalan usaha tani hingga pembangunan drainase di Biatan Lempake.

Sri Juniarsih menilai pembangunan infrastruktur dan pengembangan potensi ekonomi harus berjalan beriringan. Akses yang memadai akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung distribusi hasil usaha.

“Pembangunan ini terus kita dorong agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Biatan,” jelasnya.

Di sisi lain, persoalan tapal batas yang masih menjadi perhatian masyarakat juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Sri Juniarsih memastikan proses penyelesaian masih berjalan sesuai ketentuan.

Masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh informasi belum jelas maupun pihak yang berupaya memperkeruh situasi. “Untuk persoalan tapal batas sedang dalam proses,”tegasnya.

Sri Juniarsih berharap momentum HUT ke-99 Kampung Biatan Ilir tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan sekaligus mendorong masyarakat bersama-sama membangun kampung. (ar/gs/adv)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker