Kapal Tenggelam, Wabup Kutim Berhasil Diselamatkan

Sempat Terombang-ambing di Tengah Laut Perairan Teluk Lombok

KUTIM – Sempat terombang ambing di tengah laut, Wakil Bupati Kutai Timur Kasidi Bulang akhirnya tertolong usai kapal jenis Katamara dilengkapi dua lambung yang ditumpanginya tenggelam di Perairan Teluk Lombok, Sabtu (9/5) dini hari.

Pangkalan Angkatan Laut Sangatta menurunkan dua kapal penolong dari Pos Aquatic Tanjung Bara dan Speed Boad Patroli  Pos Angkatan Laut Muara Sangatta ke lokasi tenggelamnya kapal yang mengangkut Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang saat pergi memancing.

“Atas perintah Komandan Pangkalan Angkatan Laut Sangatta Letkol Laut (P) Osben Alibos Naibaho, kami langsung menuju ke lokasi kejadian setelah mendapatkan infomasi musibah tersebut dari ajudan Wakil Bupati,” ungkap Komandan Pos Pengamatan Aquatic Pelda SAA Sahlang, Minggu (10/5).

Menurut dia, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Danposal Muara Sangatta dan Pos Jaga Posmat Aquatic untuk melakukan pertolongan.

“Sekitar pukul 01.00 WITA, Danposmat Aquatic berangat menggunakan 1 unit speed patroli dari Pos Aquatic Tanjung Bara. Sedangkan Danposal Muara Sangatta berangkat dari Muara Kenyamukan menggunakan 1 unit speed patrol,” kata dia.

Dia mengatakan, setelah dilakukan pencarian dengan medan cukup berat ditambah cuaca kurang mendukung, pada pukul 02.20 WITA akhirnya para korban ditemukan di posisi patok satu dan sedikit mendekatit Rig Pertamina atau perbatasan antara Kutim dengan Bontang. Karena kapal sempat terbawa arus ke pinggir.

“Saat ditemukan, seluruh pemancing berjumlah 10 orang sudah menggunakan pelampung. Sebagian duduk di atas punggung kapal, dan sebagian lainnya berada di air dengan memegang boks ikan agar tetap terapung. Kemudian, para korban diangkut menggunakan dua kapal AL dan dievakuasi menuju Dermaga Pertamina serta Pantai Teluk Lombok,” jelas Sahlang.

Dia menjelaskan, bahwa kondisi Wakil Bupati Kutim dalam keadaan sehat, hanya sedikit terlihat shock. Dan, satu penumpang mendapatkan perawatan di atas kapal, karena mengalami keram perut. Tetapi kondisinya juga baik baik saja setelah tiba di darat.

“Saat dievakuasi seluruhnya dalam kondisi baik. Mereka sempat beristirahat di pos, kemudian melanjutkan perjalanan pulang. Saat ini kapal yang tenggelam juga sudah dipindahkan dari tempatnya,” kata Sahlang.

Sementara itu Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang melalui rekaman video yang dibuatnya mengatakan bahwa memancing merupakan salah satu hiburannya menghabiskan waktu akhir pecan.

Dia berniat liburan sekaligus menjauhi virus corona, karena diyakini di laut tidak banyak bersentuhan dengan orang lain. Selain itu, memancing juga melatih kesabarannya di bulan Ramadan.

“Saya berangkat bersama 9 orang rekan saya pada Jumat (8/5) sekitar pukul 19.00 WITA, dari Sungai Sangatta, Pelabuhan Kampung Tengah, Sangatta Selatan. Pada pukul 21.30 WITA, rombongan yang menggunakan kapal jenis Katamara dilengkapi dua lambung berangkat menuju lokasi pemancingan,” kata Kasmidi Bulang.

Dia mengatakan sempat berpindah dua kali spot pemancingan sebelum kejadian. “Saya mau meluruskan bahwa kami tidak menabrak karang. Kapal yang kami gunakan miring karena terjadi kebocoran di palka sebelah kanan. Dan kami terlambat menghidupkan mesin pompa,” jelas Kasmidi.

Dia menjelaskan, karena terlambat menghidupkan pompa, sehingga air terus bertambah dan pompa air tidak bisa berfungsi. Sebab, air yang masuk lebih banyak dari air yang keluar. Lalu kapal perlahan-lahan terbalik. “Kapal tidak langsung tenggelam namun perlahan lahan.  Sesuai keterangan penjual kapal, kalau kapal ini tidak akan bisa tenggelam, karena sudah dirancang jika terjadi kebocoran hanya palka terisi air saja yang tenggelam. Sementara yang satu masih bisa menopang penumpang meski dalam konsisi terbalik. Saat ditemukan, saya duduk di atas punggung kapal yang terbalik bersama pemancing lain. Jadi tidak benar, kalau dikatakan berhamburan paska kapal kami tenggelam,” ungkap dia. (maman)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker