
SAMARINDA – Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Samarinda bertambah 2 kasus. Satu PDP memiliki riwayat perjalanan dari Bogor, dengan gejala lemah disertai batuk. Sedangkan 1 PDP lainnya memiliki riwayat perjalanan kegiatan ijtima ulama di Gowa, Sulawesi Selatan. Dengan keluhan batuk, sakit tenggorokan, pilek, diare, mual dan muntah. Saat ini, kedua PDP ini dirawat di Rumah Sakit AW Syahranie Samarinda.
Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak saat jumpa pers di Kantor Dinas Kesehatan Kaltim, Rabu (1/4).
“Sedangkan di Balikpapan jumlah PDP bertambah 1 kasus. Pasien tidak ada kontak dengan pasien manapun. Pasien masuk dengan keluhan batuk, pilek, sesak nafas. Sampel telah diambil dan di kirim ke BBLK Surabaya,” kata dia.
Menurut dia, kondisi pasien memburuk. Rencana akan dirujuk ke RSKD Balikpapan. Namun pasien meninggal dunia saat diperjalanan.
Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kalimantan Timur sebanyak 3.544 kasus. Dimana, sebanyak 1.134 orang selesai pemantauan dan 2.410 orang masih dalam proses.
Sedangkan total Pasien Dalam pengawasan (PDP) sebanyak 178 kasus,. Dimana, 120 orang dinyatakan negatif, 21 orang positif, 37 orang masih dalam proses dan 3 orang meninggal dunia. (maman)



