
SAMARINDA – Puncak arus balik lebaran di Pelabuhan Samarinda terjadi pada Minggu (8/5/2022). Dua kapal penumpang dari Pelabuhan Nusantara Parepare, yakni KM Pantokrator dan KM Cattleya tiba di Pelabuhan Samarinda dan mengangkut 2.500 penumpang.
Sedangkan satu kapal lainnya yakni KM Prince Soya berangkat dari Pelabuhan Samarinda menuju Pelabuhan Nusantara Parepare dengan membawa 1.607 penumpang.
KM Pantokrator tiba di Pelabuhan Samarinda pukul 09.30 WITA dan mengangkut 1.800 penumpang, 25 kendaraan roda 4 dan puluhan kendaraan roda dua. Sedangkan KM Cattleya tiba pukul 15.00 WITA dengan mengangkut 701 penumpang.
Ribuan penumpang tersebut mayoritas masyarakat Sulawesi Selatan yang berkerja di beberapa wilayah Kalimantan Timur. Mereka mengaku senang dengan penanganan arus balik yang dilakukan pemerintah. Dua kapal dari Pelabuhan Parepare tidak terlalu penuh. Berbeda saat keberangkatan saat arus mudik.
Sigit, salah satu warga Samarinda penumang KM Pantorator menyampaikan meski penumpang membludak dari Parepare, tetapi karena memberangkatkan dua kapal, yakni KM Pantokrator dan KM Cattleya, maka suasana d iatas kapal sedikit lengang. “Tidak terlalu penuh diatas kapal,” kata Sigit.
Sementara itu, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Polresta Samarinda Kompol Subari mengatakan bahwa kedatangan KM Pantokrator dan KM Cattleya dari Pelabuhan Nusantara Parepare berlangsung aman. Termasuk keberangkatan KM Prince Soya dari Pelabuhan Samarinda menuju Pelabuhan Parepare.
“Hari ini, sebenarnya puncak, namun besok akan ada kapal yang dating, namun tidak sebanyak hari ini. Hari ini kita lihat luar biasa saudara-saudara kita yang kembali habis mudik dengan berbagai macam bawaan oleh-oleh dari kampong. Terpenting semuanya selamat,” ucap dia.
Sedangkan arus balik dari Pelabuhan Samarinda menuju Pelabuhan Nusantara Parepare pada Minggu (8/5/2022) siang yang diberangkatkan berjumlah 1068 orang. Dan, beberapa penumpang mengaku merupakan penumpang susulan yang memilih mudik usai lebaran.
Salah satunya , Syafaruddin warga Jalan Dr Sutomo Samarinda. Dia memilih pulang kampung usai lebaran, karena menghindari kerumunan di atas kapal. Saat ini, meski terjadi lonjakan arus balik, tetapi kapal yang dinaikinya masih banyak kosong.
“Pada hari lebaran penumpangnya lebih menumpuk. Jadi memang kita tanggal segini aj, kebetulan saya ambil cuti. Saya pulang kampungnya habis lebaran saja, mudik bukan balik. Penanganan bagus aja sih. Tadi kita langsung masuk,” kata dia.
Kemudian, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IIA Samarinda Muchlis Tohepali menyampaikan bahwa arus balik balik lebaran di Pelabuhan Samarinda masih terkendali. Sebanyak 2.500 penumpang dibawa oleh dua kapal dari Parepare. Dan satu kapal dari Pelabuhan Samarinda menuju Pelabuhan Nusantara Parepare.
Menurut dia, penumpukan penumpang terjadi di Pelabuhan Nusantara Parepare. Jadi keberangkatan dua kapal ini merpakan upaya menghindari penumpukan penumpang. Ini memang bukan kondisi normal, karena ada peningkatan. “Besok ada satu kapal lagi. Tapi kalau puncaknya, kita prediksi hari ini,” kata dia.
Sesuai jadwal, rencana Senin (9/5/2022), KM Adhitiya akan tiba di Pelabuhan Samarinda dengan mengangkut sekitar 1.700 penumpang. Sedangan Rabu (11/5/2022), KM Prince Soya akan tiba di Pelabuhan Samarinda dengan kapasitas kapal 1.800 penumpang dan Kamis (12//2022) KM Pantokrator dengan kapasitas kapal 1800 penumpang. (maman)



