
KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menempatkan pembinaan atlet beladiri sebagai salah satu fokus utama meningkatkan prestasi olahraga daerah. Ini untuk memastikan atlet-atlet beladiri memiliki kemampuan lebih terarah, kuat secara teknik, dan siap bersaing ke level kompetisi lebih tinggi. Sehingga prestasi Kukar dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menegaskan bahwa pembinaan atlet beladiri tidak boleh berhenti pada latihan teknis semata. Atlet yang ingin tampil baik di panggung kompetisi harus memiliki kesiapan menyeluruh. Mulai aspek teknik, strategi, hingga ketahanan mental dan fisik.
“Kami ingin atlet Kukar tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental dan fisik yang mumpuni. Ini penting agar mereka bisa menunjukkan prestasi terbaik dan membawa nama baik daerah,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Dery Wardhana menjelaskan bahwa pengembangan atlet beladiri mencakup berbagai elemen pendukung. Selain latihan rutin, pembinaan juga mencakup pendampingan psikologis, manajemen gizi, hingga bimbingan terkait perkembangan karier olahraga. Pendekatan terintegrasi ini dinilai mampu membantu atlet menjaga konsistensi performa. “Seorang atlet yang siap mental dan fisik akan mampu menghadapi berbagai tantangan, baik di dalam maupun luar daerah,” katanya.
Dispora Kukar memastikan bahwa atlet-atlet berpotensi mendapat perhatian khusus melalui evaluasi rutin dan pendataan berkala. Atlet yang menunjukkan progres baik akan diarahkan untuk mengikuti pelatihan lanjutan agar kemampuan mereka berkembang secara optimal. “Kami melakukan evaluasi rutin untuk memastikan setiap atlet mendapatkan pelatihan dan bimbingan sesuai kebutuhan,” katanya.
Selain dukungan internal, Dery Wardhana menekankan pentingnya sinergi dengan pengurus cabang olahraga dan para pelatih. Pembinaan tidak akan berjalan maksimal tanpa koordinasi yang baik antarinstansi dan para pelatih yang terlibat langsung dalam proses latihan. “Sinergi antara pemerintah, pelatih, dan komunitas olahraga sangat menentukan kualitas atlet yang dihasilkan,” ujarnya.
Dia menyampaikan bahwa fasilitas latihan lengkap dan pendanaan yang memadai sangat berpengaruh terhadap kualitas latihan. Dispora Kukar berupaya menyediakan sarana latihan yang lebih modern dan aman untuk mendukung kebutuhan atlet beladiri. “Fasilitas yang lengkap dan modern sangat membantu atlet meningkatkan kemampuan mereka. Kami terus berupaya menyesuaikan fasilitas dengan kebutuhan latihan,” terangnya.
Dispora Kukar mendorong atlet beladiri memikirkan pengembangan karier jangka panjang, termasuk peluang pendidikan tambahan, kursus kepelatihan, dan pelatihan keterampilan pendukung lainnya. “Pendekatan ini penting, agar atlet tetap memiliki masa depan setelah masa kompetitif mereka berakhir,” katanya.
Dery Wardhana menegaskan bahwa penguatan pembinaan atlet beladiri akan memberikan dampak besar bagi peningkatan prestasi daerah. Atlet berkualitas dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan mengangkat citra Kukar di level nasional. “Kami optimistis, dengan dukungan yang tepat, atlet Kukar akan terus berkembang, berprestasi, dan menjadi contoh bagi pemuda lainnya. Investasi pada atlet adalah investasi untuk masa depan olahraga daerah,” ungkapnya. (adv/pur/Dispora Kukar)



