Dewan Soroti Aliran Air di Taman Samarendah

SAMARINDA – Aliran air di sekitar Taman Samarendah disoal anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Sugiyono. Alasannya, karena aliran air tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Saya tidak tertarik sama sekali dengan konsep Taman Samarendah. Apalagi, aliran airnya. Saya lihat tidak berfungsi,” ungkap dia kepada www.gosamarinda.com, Senin (18/11) di Gedung DPRD Kota Samarinda Jalan Basuki Rahmat.

Menurut dia, apabila turun hujan, maka air dari saluran air di Taman Samarendah akan mengalir di jalan paving blok. Akibatnya dapat merusak kondisi jalan paving blok tersebut.

“Air nya mau mengalir kemana, kalau turun hujan. Pasti kan ke jalan paving blok. Nah, kalau sudah begitu, lama-lama paving bloknya bisa rusak,” tandas politisi dari PDI Perjuangan ini.

Selain menyoroti saluran air di Taman Samarendah, Sugiyono juga mempertanyakan perbaikan longsor di Jalan Wiratama, Kelurahan Sidodadi. Sebab, sampai saat ini tidak ada kelanjutannya lagi.

“Pada tahun anggaran 2018 telah dialokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar untuk longsor di Jalan Wiratama. Tetapi, tahun 2019 sampai sekarang, belum ada kelanjutannya perbaikan longsor di jalan tersebut,” pungkas Sugiyono.

Dia berharap Pemkot Samarinda bisa melanjutkan penanganan longsor di Jalan Wiratama tersebut. (advetorial)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker