BNN Grebek ‘Markas’ Pengedar Sabu

SAMARINDA – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda menggerebek lokasi diduga ‘markas’ peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Jalan Hidayatullah Gang Bakti, Samarinda, Selasa (16/7) malam. Alhasil, sejumlah warga diduga bandar dan kurir narkoba langsung kabur saat mengetahui kedatangan BNN.

Petugas BNN Kota Samarinda kesulitan menangkap mereka. Karena lokasinya berada di pemukiman dan banyak gang-gang yang memudahkan bandar dan kurir meloloskan diri. Namun, petugas BNN berhasil menemukan 40 poket sabu-sabu siap edar di lokasi dekat penggerebekan.

Petugas BNN melakukan penyamaran. Sekitar 5 menit kemudian, seorang warga muncul ingin membeli narkoba.

“Warga itu kita amankan dan dibawa ke Kantor BNN Kota Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Kepala BNNK Samarinda Hj Siti Zaekhomsyah, Rabu (17/7) siang.

Siti mengatakan bahwa BNN Kota Samarinda sudah 2 hari melakukan patroli di sejumlah kawasan yang disebut sebagai ‘Kampung Narkoba’ di Kota Samarinda. Dan, puluhan pembeli narkoba telah diamankan. Namun, petugas BNN belum bisa menangkap bandar narkobanya.

“Kita prihatin, meski telah seringkali dilakukan penindakan di kawasan kampung narkoba, para pembeli barang haram ini seakan tidak jera. Terbukti, selama 2 hari melakukan patroli, seksi pemberantasan BNN Kota Samarinda masih saja mengamankan puluhan orang calon pembeli,” kata Siti.

Diketahui,  BNN Kota Samarinda telah melakukan operasi di tiga lokasi. Pada Senin (15/7), tim menyambangi kawasan Gang Belatuk Kelurahan Temindung Permai. Namun petugas masih belum menemukan bandar dan pembeli narkoba.

Lalu, Selasa (16/7) malam, tim menyambangi Gang Bhakti Kelurahan Pelita. Tim berhasil mengamankan 1 calon pembeli dan menemukan 40 poket sabu-sabu siap edar.

Selanjutnya, Rabu (17/7), petugas BNN Kota Samarinda mendatangi Gang Perniagaan Pasar Segiri. Sayangnya, petugas belum berhasil meringkus pengedar narkoba. Tetapi, petugas berhasil mengamankan 30 calon pembeli narkoba.

“Ini patroli rutin untuk menjaga agar kawasan rawan tersebut bisa bersih dari narkoba,” lanjutnya.

Dia berharap meski gagal memangkap pengedar narkoba saat beroperasi di tiga lokasi tersebut, namun operasi ini mampu mengurangi para pemakai barang haram ini.

“Artinya, kita pantau terus untuk mempersempit ruang gerak para pengedar,” tegasnya.

Sementara itu  para calon pembeli yang diamankan BNN Kota Samarinda akan dilakukan assesment dan tes urine. Untuk selanjutnya diarahkan mengikuti program rehabilitasi. (maman)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker