
Pasien Positif yang Jalani Perawatan Tersisa 7 Orang
TENGGARONG – Kasus sembuh dari Covid-19 di Kutai Kartanegara bertambah cukup signifikan. Pada 29 Mei 2020, kasus sembuh di Kukar bertambah 10 orang. Penambahan kasus sembuh tersebut berasal dari Kecamatan Muara Badak 3 orang, Kecamatan Loa Kulu 1 orang, Kecamatan Loa Janan 1 orang, Kecamatan Sebulu 1 orang, Kecamatan Muara Jawa 2 orang, Kecamatan Marangkayu 1 orang, dan Kecamatan Samboja 1 orang.
“Saya sampaikan ada penambahan kasus sembuh dari Covid-19 di Kutai Kartanegara yakni sebanyak 10 kasus,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dr Martina Yulianti SpPD FINASIM M Kes (MARS) saat menyampaikan press release Bupati Kukar, Jumat (29/5/2020).
Walau telah dinyatakan sembuh, dia meminta agar pasien sembuh tersebut tetap melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.
“Saya ucapkan selamat kepada semua pasien dan keluarga atas kesembuhannya. Tetap lakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari kedepan dan menjadi contoh bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya dalam upaya pencegahan Covid-19,” ungkap dia.
Dengan adanya penambahan 10 kasus sembuh pada 29 Mei 2020, maka total kasus sembuh di Kukar menjadi 39 orang.
“Hingga hari ini, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kukar adalah 46 kasus. Terdiri dari 7 orang sedang menjalani perawatan dan 39 kasus dinyatakan telah sembuh,” ungkap dia.
Dia mengajak masyarakat Kutai Kartanegara melakukan upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan Covid-19, dengan menggunakan masker jika keluar rumah atau sedang bersama orang lain. Jaga jarak fisik, hindari berada dalam kerumunan dan tidak bepergian keluar daerah.
“Semoga saudara-saudara kita yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 segera diberi kesembuhan oleh Allah SWT. Dan, kasus Covid-19 di Kutai Kartanegara dapat kita atasi sebaik-baiknya dan segera turun,” kata dia. (sobirin)
Rincian 10 Kasus Sembuh dari Covid-19 di Kutai Kartanegara Tanggal 29 Mei 2020 :
1. KK-4, usia 52 tahun, jenis kelamin perempuan, dari Kecamatan Muara Badak. Dinyatakan sembuh setelah hasil swab tenggorokan negatif 2 (dua) kali berturut-turut. KK-4 merupkan anggota keluarga pelaku perjalanan dari Gowa dan telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 33 hari.
2. KK-24, usia 29 tahun, jenis kelamin laki-laki, dari Kecamatan Muara Badak. Dinyatakan sembuh setelah hasil swab tenggorokan negatif 2 (dua) kali berturut-turut. KK-24 merupakan pelaku perjalanan dari Magetan dan telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 30 hari.
3. KK-29, usia 46 tahun, jenis kelamin laki-laki, dari Kecamatan Loa Kulu. Dinyatakan sembuh setelah hasil swab tenggorokan negatif 2 (dua) kali berturut-turut. KK-29 merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dan telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 33 hari.
4. KK-33, usia 47 tahun, jenis kelamin laki-laki, dari Kecamatan Loa Janan. Dinyatakan sembuh setelah hasil swab tenggorokan negatif 2 (dua) kali berturut-turut. KK-33 merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dan telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 33 hari.
5. KK-36, usia 20 tahun, jenis kelamin laki-laki, dari Kecamatan sebulu. Dinyatakan sembuh setelah hasil swab tenggorokan negatif 2 (dua) kali berturut-turut. KK-36 merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dan telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 22 hari.
6. KK-37, usia 54 tahun, jenis kelamin laki-laki, dari Kecamatan Muara Badak. Dinyatakan sembuh setelah hasil swab tenggorokan negatif 2 (dua) kali berturut-turut. KK-37 merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dan telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 25 hari.
7. KK-41, usia 40 tahun, jenis kelamin laki-laki, dari Kecamatan Muara Jawa. Dinyatakan sembuh setelah hasil swab tenggorokan negatif 2 (dua) kali berturut-turut. KK-41 telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 19 hari.
8. KK-42, usia 16 tahun, jenis kelamin laki-laki, dari Kecamatan Muara Jawa. Dinyatakan sembuh setelah hasil swab tenggorokan negatif 2 (dua) kali bertutut-turut. KK-42 merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dan telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 19 hari.
9. KK-43, usia 50 tahun, jenis kelamin laki-laki, dari Kecamatan Marangkayu. Dinyatakan sembuh setelah hasil swab tenggorokan negatif 2 (dua) kali berturut-turut. KK-43 merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dan telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 30 hari.
10. KK-44, usia 39 tahun, jenis kelamin laki-laki, dari Kecamatan Samboja. Dinyatakan sembuh setelah hasil swab tenggorokan negatif 2 (dua) kali berturut-turut. KK-44 merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dan telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 17 hari.
(Sumber Data : Perss Release Bupati Kukar Tanggal 29 Mei 2020)



