
SAMARINDA – Ketua Komisi III DPRD Samarinda Angkasa Jaya DJoerani merasa sedikit khawatir Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2022 tak maksimal terserap. Karena itu, Komisi III akan melakukan pengawalan terhadap penyerapan anggaran tersebut.
“Saya agak kuatir terhadap kemungkinan anggaran perubahan tidak maksimal diserap sesuai perencanaan,” kata dia, beberapa waktu lalu.
Karena itu, dia mengatakan, pihaknya akan mendesak Pemkot agar anggaran tersebut harus direaliasikan sebelum akhir tahun anggaran.
“Ya, salah satu langkah antisipasinya, kita akan mendesak Pemkot sebelum akhir tahun anggaran 2022, anggaran itu sudah direaliasikan,” tandas dia.
Tetapi, kata dia, apabila anggaran tersebut ternyata tidak bisa diusahakan penyerapannya, maka hal itu akan mennadi bahan evaluasi saat penyusunan APBD tahun 2023.
“Kalau nanti memang ada anggaran tersisa atau kurang penyerapannya, maka itu akan menjadi bahan evaluasi kita tahun 2023,” ungkap dia. (ADV)



