
SAMARINDA – Jumlah pasien sembuh Covid-19 di Kaltim terus bertambah. Per 23 Mei 2020, jumlah pasien sembuh bertambah 4 orang. Penambahan itu tersebar di Kutai Timur 2 orang dan Samarinda 3 orang. Jadi, total pasien sembuh Covid-19 di Kaltim sampai saat ini telah mencapai 105 orang.
“Kasus terkonfirmasi Covid-19 yang dilaporkan sembuh per 23 Mei 2020 sebanyak 4 kasus. Kutai Timur 1 kasus dan Samarinda 3 kasus,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak saat menyampaikan press releasenya secara virtual, Sabtu (23/5).
Dia mengatakan bahwa seluruh kasus tersebut dinyatakan sembuh, karena dari hasil laboratoriun BBLK Surabaya dinyatakan 2 kali dengan hasil negatif. “Serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfrmasi Covid-19 tersebut menyatakan secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik dan tidak ada gejala,” kata dia.
Selain penambahan kasus sembuh, terjadi juga penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 3 kasus. Penambahan kasus positif tersebut tersebar di Balikpapan 1 kasus dan Samarinda 2 kasus.
“Penambahan kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium Covid-19 dengan hasil positif konfirmasi Covid-19 per 23 Mei 2020 sebanyak 3 kasus. Balikpapan 1 kasus dan Samarinda 2 kasus,” ungkap dia.
Dengan adanya penambahan kasus positif Covid-19 tersebut, maka jumlah kasus positif di Kaltim menjadi 274 kasus. Terdiri dari 166 kasus masih dalam perawatan, 105 kasus dinyatakan sembuh dan 3 kasus meninggal dunia. (sobirin)
Rincian Penambahan Kasus Sembuh dan Positif Covid-19 di Kaltim Tanggal 23 Mei 2020 :
SEMBUH 4 KASUS
A. Kutai Timur 1 Kasus
1. KTM 6 (laki-laki 39) merupakan kasus berasal dari kluster Gowa. Kasus telah dirawat di RSUD Kudungga sejak 9 April 2020.
B. Samarinda 3 Kasus
1. 3 Kasus (SMD 7 laki-laki 56 tahun, SMD 14 laki-laki 51 tahun, dan SMD 15 laki-laki 48 tahun) merupakan kasus dari kluster Gowa yang telah dirawat di RSUD AW Syahranie sejak 7 April 2020.
POSITIF 3 KASUS
A. Balikpapan 1 Kasus
1. BPN 51 (laki-laki 36 tahun) merupakan OTG kontak erat BPN 37 dan BPN 42 dari kluster ABK dengan hasil rapid test reaktif. Kasus dirawat di Rumah Observasi Pemkot Balikpapan sejak 19 Mei 2020.
B. Samarinda 2 Kasus
1. 2 Kasus (SMD 39 laki-laki 30 tahun dan SMD 40 Wanita 30 tahun) merupakan PDP yang ditetapkan DPJP dan Dinkes Samarinda dengan hasil rapid teas reaktif. Kasus SMD 39 memiliki keluhan demam, batuk dan pilek. Semua kasus dirawat di Wisma Atlet Kukar sejak terkonfirmasi pada hari ini.



