
KUTAI KARTANEGARA – Kepala Desa Sebulu Modern, Joemadin mengimbau agar warga dapat menjaga jembatan di Dusun Antai. Karena jembatan tersebut bukan hanya milik Desa, tetapi milik warga Desa Sebulu Modern.
“Perawatan infrastruktur seperti jembatan sangat penting. Kita harapkan jembatan tersebut bisa berfungsi secara maksmal dan panjang. Mudah-mudahan tidak cepat rusak. Karena itu, harus benar-benar dikelola dengan baik,” kata Joemadin.
Menurut dia, pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu dari tiga usulan prioritas. Usulan tersebut sudah disampaikan sejak tahun 2023. “Kalau ingin ke pasar atau pusat pelayanan desa, selama ini warga harus memutar jauh. Apalagi kalau turun hujan, tentu saja, itu menyulitkan warga,” ungkap dia.
Joemadin mengatakan bahwa jembatan tersebut akan memudahkan warga mengakses layanan publik, pasar, hingga sekolah. Itu akan berdampak langsung ke peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Jembatan bukan hanya masalah fisik. Tetapi, simbol hadirnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat pedesaan. Kita harapkan proses pembangunan selesai sesuai jadwal,” ucapnya.
Diketahui, selama ini mobilitas harian warga Dusun Antai mengalami kesulitan. Terutama saat ingin ke pusat desa dan fasilitas umum lainnya. Akses terbatas dan kondisi jalan tidak memadai. Hal tersebut membuat aktivitas ekonomi dan pendidikan terhambat.
Karena itu, Pemkab Kukar merealisasikan pembangunan jembatan di Dusun Antai dengan mengucurkan dana sebesar Rp500 juta. Diharapkan jembatan itu mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah. (adv/gs/Diskominfo Kukar)



