
SAMARINDA – Jumlah kasus sembuh dari Covid-19 di Kaltim terus bertambah. Pada 11 Juni 2020, kasus sembuh bertambah 15 orang. Penambahan kasus sembuh tersebut tersebar di 4 Kabupaten/Kota. Yakni, Kutai Kartanegara 5 kasus, Balikpapan 1 kasus, Bontang 4 kasus dan Samarinda 5 kasus.
“Kasus-kasus sembuh semakin bertambah. Alhamdullilah, ada penambahan sebanyak 15 kasus yang sembuh pada hari ini, 11 Juni 2020,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi M Ishak, Kamis (11/6).
Menurut dia, ke-15 kasus ini dinyatakan sembuh, karena dari hasil laboratorium rujukan Covid-19 dinyatakan 2 kali dengan hasil negatif.
“Secara klinis sudah dinyatakan sangat baik oleh dokter penanggungjawab pelayanan yang merawat kasus-kasus Covid-19 ini. Dan juga sudah tidak ada lagi menunjukkan gejala,” ungkap dia.
Selain penambahan 15 kasus sembuh dari Covid-19, dia juga menyampaikan penambahan 3 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Penambahan kasus positif Covid-19 tersebut berasal dari Kutai Barat 1 kasus dan Balikpapan 2 kasus.
“Penambahan kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium Covid-19 dengan hasil positif terkonfirmasi Covid-19 pada hari ini, 11 Juni 2020 ada sebanyak 3 kasus,” ungkap dia.
Dia menyampaikan berdasarkan perkembangan Covid-19 di Kaltim, disimpulkan bahwa total kasus terkonfirmasi Covid-19 hingga 11 Juni 2020 berjumlah 365 kasus, sembuh 236 kasus, meninggal 3 kasus dan masih dirawat sebanyak 126 kasus.
“Inilah gambaran perkembangan dari Covid-19 di Kaltim. Artinya, seiring dengan upaya kita melakukan relaksasi atau pelonggaran-pelonggaran terhadap beberapa sektor mesti diiringi dengan upaya-upaya penegakkan kepatuhan dan kedisiplinan pelaksanaan protokol kesehatan,” kata dia.
Dia menegaskan bahwa protokol kesehatan wajib dilaksanakan. Karena di Kaltim masih terhadi kasus positif Covid-19.
“Masih ada peningkatan kasus di Kaltim. Tentu ini menjadi titik kewaspadaan kita bahwa Covid ini masih ada diantara kita. Dan pembawanya ini adalah manusia. Kelompok atau manusianya itu semakin sulit kita deteksi. Karena Orang Tanpa Gelaja (OTG) semakin banyak terkonfirmasi. Mereka ini kemungkinan besar bisa menularkan kepada kita, apabila kita tidak patuh dan tidak taat kepada penegakkan protokol kesehatan,” ungkap dia. (sobirin)
Rincian Penambahan 15 Kasus Sembuh dan 3 Kasus Positif di Kaltim Tanggal 11 Juni 2020 :
KASUS SEMBUH
A. Kutai Kartanegara 5 Kasus
1. KKR 4 (laki-laki 16 tahun) dari kluster Magetan, yang telah dirawat di Rumah Sakit Umum Darah (RSUD) AM Parikesit sejak tanggal 23 April 2020.
2. 2 kasus dari kluster Gowa. KKR 37 (laki-laki 48 tahun) merupakan kasus yang dirawat di Wisma Atlet Kutai Kartanegara sejak tanggal 7 Mei 2020. Dan, KKR 45 (laki-laki 34 tahun) merupakan kasus yang dirawat di Wisma Atlet Kutai Kartanegara sejak tanggal 14 Mei 2020.
3. KKR 48 (laki-laki 17 tahun) dan KKR 49 (laki-laki 56 tahun) merupakan kasus yang telah dirawat di Rumah Sakit Karantina Bapelkes sejak tanggal 31 Mei 2020.
B. Balikpapan 1 Kasus
1. BPN 52 (laki-laki 47 tahun) merupakan kasus dari kluster ABK Amertha, yang dirawat di Rumah Sakit Observasi Pemkot Balikpapan sejak tanggal 14 Mei 2020.
C. Bontang 4 Kasus
1. 2 kasus dari kluster Gowa. BTG 6 (laki-laki 63 tahun) merupakan kasus yang telah dirawat di Rumah Sakit Umum Taman Husada Bontang sejak tanggal 9 April 2020. Dan, BTG 9 (laki-laki 55 tahun) merupakan kasus yang dirawat di Rumah Sakit Umum Taman Husada sejak tanggal 16 April 2020.
2. BTG 12 (laki-laki 49 tahun) merupakan kasus yang dirawat di Rumah Sakit Umum Taman Husada Bontang sejak tanggal 19 April 2020.
3. BTG 13 (laki-laki 30 tahun) merupakan kasus yang dirawat di Rumah Sakit PKT Bontang sejak tanggal 2 Juni 2020.
D. Samarinda 5 Kasus
1. 4 kasus dari kluster ABK Bali Kuta. SMD 44 (laki-laki 56 tahun), SMD 47 (laki-laki 25 tahun), SMD 49 (laki-laki 30 tahun) dan SMD 51 merupakan kasus yang dirawat di Rumah Sakit Karantina Bapelkes sejak tanggal 1 Juni 2020.
2. SMD 25 (laki-laki 31 tahun) merupakan kasus yang telah melakukan isolasi diri di rumah sejak tanggal 21 April
KASUS POSITIF
A. Kutai Barat 1 Kasus
1. KBR 24 (laki-laki 45 tahun) merupakan OTG pelaku perjalanan dari Makassar yang akan kembali bekerja di Kutai Barat. Sekarang kasus melakukan isolasi mandiri di perusahaan tempat pasien bekerja.
B. Balikpapan 2 Kasus
1. 2 kasus dari kluster Kampung Baru. BPN 92 (laki-laki 37 tahun) dan BPN 93 (laki-laki 11 tahun) merupakan kasus OTG hasil kontak erat dari BPN 6. Kasus sekarang dirawat di Rumah Sakit Tentara (RST) DR R Hardjanto Balikpapan.
(Sumber Data : Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur)



